Tes Tertulis

Pencari kerja sering salah mempersiapkan diri menghadapi tes tertulis. Dia hanya memperhatikan posisi apa yang dia incar dan bukan jenis usaha perusahaan yang dia lamar. Tak mengherankan kalau materi tes yang dia pelajari sama sekali tidak ditanyakan, sementara soal yang tidak pernah dia duga, justru itu yang harus dikerjakan.

Dalam konteks ini, perlu kiranya pencari kerja mengenali jenis perusahaan sekaligus posisi kerja yang dilamar agar mulus melewati tes tertulis.

Jika Anda melamar posisi manajer keuangan pada sebuah perusahaan penerbitan misalnya, maka Anda harus tahu bagaimana seluk-beluk dunia penerbitan. Paling tidak, Anda harus tahu, hal-hal yang berhubungan dengan penerbitan, misalnya saja percetakan, industri kertas, tinta, jaringan toko penjualan buku, dan lain-lain. Hal itu perlu diketahui karena biasanya soal utama dalam tes tertulis banyak dibuat dalam bentuk esai, yang berkaitan dengan perusahaan yang melakukan rekrutmen.

Soal tes masuk untuk posisi manajer keuangan dalam perusahaan penerbitan misalnya, tidak sekadar pembuatan neraca – laba-rugi tetapi juga tentang proyeksi keuangan perusahaan tersebut dalam satu tahun mendatang. Dalam konteks mengerjakan soal seperti itu, si peserta tes harus mempertimbangkan berbagai faktor yang berhubungan langsung dengan usaha penerbitan seperti disebutkan di atas.