Manfaat Puyuh

 

Manfaat Puyuh

1. Telur Burung Puyuh


Burung puyuh termasuk jenis unggas yang sanggup bertelur dalam waktu yang singkat dimana burung ini  bisa bertelur hanya dalam waktu 5-6 minggu saja.

Telur burung puyuh termasuk rendah lemak dan mengandung gizi yang cukup tinggi terutama protein.

Selain bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional, telur burung puyuh juga bisa dimanfaatkan sebagai makanan atau bahan campuran masakan seperti bakso, sup telur burung puyuh, sambal goreng telur puyuh dan sebagainya.

 

2. Daging burung puyuh

Daging burung puyuh memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan jenis unggas yang lain. Selain itu daging burung puyuh juga rendah lemak dan tinggi protein.

Daging burung puyuh yang dijual di pasaran biasanya diambil dari burung puyuh jantan karena burung puyuh betina biasanya lebih dimanfaatkan sebagai penghasil telur.

Daging burung puyuh bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk berbagai masakan seperti burung puyuh sambal hijau, sup burung puyuh, burung puyuh goreng, dan sebagainya.

 

 

3. Kotoran

Kotoran burung puyuh ini tidak memiliki bau yang keras baunya, sehingga kotoran burung ini bisa diambil, dikumpulkan dan disimpan setiap harinya.

Kotoran burung puyuh yang sudah terkumpul banyak itu nantinya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk berbagai macam tanaman. Selain itu kotoran burung puyuh juga bisa dimanfaatkan sebagai biogas.

 

 

4. Bulu

Selain memiliki berbagai macam manfaat pada bagian telur, daging dan kotoran, burung puyuh juga memiliki manfaat lain yaitu dengan menggunakan bulunya untuk berbagai macam peralatan rumah tangga seperti sulak dan sebagainya.

 

Puyuh Sebagai Sumber Gizi

Daging dan telur puyuh sering dikonsumsi oleh masyarakat karena mereka beranggapan bahwa daging dan telur puyuh mengandung nilai gizi yang tinggi jika dibandingkan dengan jenis unggas yang lain dan bisa bermanfaat sebagai pengobatan.

Masyarakat pedesaan banyak yang meyakini bahwa anak kecil bisa menjadi gesit dan lincah jika sering diberi makan telur ataupun daging puyuh.

Meski hingga kini masih belum ada pembuktian ilmiah mengenai hal ini namun sepertinya hal tersebut masih bisa diterima oleh akal.

Alasannya adalah karena daging atau telur puyuh merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk kesehatan dan masa pertumbuhan anak.

Selain itu daging dan telur puyuh termasuk makanan yang rendah lemak jika dibandingkan dengan jenis unggas yang lain sehingga orang yang sedang menjalani program diet atau melakukan pembatasan konsumsi lemak bisa mengkonsumsi daging dan telur puyuh dengan aman.