Penyakit Pada Burung Puyuh

puyuh yang sakit

Penyakit Pada Burung Puyuh


Secara umum penyakit-penyakit yang menyerang burung puyuh adalah penyakit-penyakit yang juga menyerang unggas lainnya, seperti itik, ayam ras ,dan ayam kampung.

Jadi jika di suatu daerah sedang terjangkit wabah penyakit yang menyerang ayam ras, harus tetap waspada karena penyakit tersebut juga bisa menyerang burung puyuh.

Tak semua jenis penyakit yang menyerang burung puyuh bisa menyebabkan kematian. Sebagian besar penyakit masih bisa disembuhkan dengan penanganan yang intensif.

Perlu diwaspadai adalah kemungkinan puyuh yang sudah sehat bertindak sebagai pembawa kuman penyakit (vektor) yang akan menyerang puyuh-puyuh lain yang tidak terkena penyakit tersebut.

Setiap penyakit akan menurunkan nafsu makan dan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan dan atau tingkat produktivitas. Karenanya, pencegahan penyakit harus didahulukan dari pada pengobatannya.

Meskipun berbagai usaha sudah dilakukan untuk mencegah berjangkitnya wabah penyakit, kemungkinan penyakit datang menyerang tetap ada.

Karenanya perlu diketahui beberapa gejala awal munculnya beberapa jenis penyakit yang biasa menyerang burung puyuh seperti :

a. Stres

Salah satu penyakit yang menyebabkan berkurangnya produksi telur burung puyuh adalah stres. Stres bisa diakibatkan oleh pergantian cuaca yang ekstrem, misalnya pergantian cuaca dari musim penghujan ke musim kemarau, atau sebaliknya.

Penyebab lain yaitu kejutan dari orang di sekitar lingkungan karena suara gaduh atau suara mobil yang keras dan suara petasan atau ledakan.

Selain itu stres juga bisa dipicu oleh pergantian ransum, air minum yang tercemar, atau kondisi kandang yang tidak layak.

Salah satu cara untuk menghindari stres yakni harus mencari penyebabnya dahulu, kemudian dieliminir.

Penempatan kandang yang jauh dari permukiman dan membuat sumur sendiri adalah salah satu cara yang bisa dilakukan.

Stres belum ada obatnya, tetapi bisa dibantu dengan obat anti stres untuk unggas seperti pada ayam, atau unggas lainnya.

Hendaknya dijaga agar kandang puyuh tidak bisa dimasuki sembarang orang untuk mencegah gangguan karena stres.

Kejutan berupa suara, cahaya terang, dan bentuk aneh bisa menyebabkan stres. Pemberian feed supplement amat baik dilakukan setelah adanya stres misalnya setelah pindah kandang atau gangguan lain.

Setiap hari kebersihan kandang harus selalu dijaga, usahakan agar udara segar dapat mengalir di dalam kandang.

Udara segar ini perlu untuk mengusir keluar gas-gas yang dihasilkan oleh kotoran burung puyuh.

burung puyuh yang stres

b. New Castle Disease (NCD)

Ada peternak yang mengatakan, puyuh bisa terserang new castle disease (NCD) walaupun sangat jarang. New castle disease sering juga disebut dengan penyakit tetelo atau penyakit ayan.

Penyakit new castle disease pada puyuh gejalanya sama dengan gejala NCD pada ayam atau unggas lainnya.

Beberapa gejalanya antara lain, puyuh sulit bernapas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata mengantuk, sayap terkulai, tinja encer kehijauan, dan yang spesifik adanya gejala tortikolis yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.

Sampai saat ini new castle disease belum ada obatnya. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan pencegahan yakni memberikan vaksin NCD sedini mungkin.

Dosisnya bisa disesuaikan dengan berat badan puyuh. Umumnya dosisnya adalah setengah dari dosis yang diberikan untuk ayam atau unggas-unggas lainnya.

Puyuh yang terkena new castle disease sebaiknya langsung dipisahkan dari teman-temannya , sedangkan yang mati sebaiknya langsung dibakar dan dikubur supaya tidak menular ke puyuh lain.

 

c. Coccidiosis

Coccidiosis sering juga disebut dengan penyakit berak darah. Ciri utama dari penyakit ini adalah konsistensi kotoran lembek dan cenderung cair, kotoran bercampur dengan darah, puyuh terlihat lemas, sayap terkulai dan sering menggigil.

Pengobatan yang bisa anda lakukan adalah dengan menggunakan preparat yang berisi sulfa seperti Agribon atau sejenisnya.

Selain itu pengobatan juga bisa juga dolakukan dengan pemberian Trisurfa, Sulfa Metazin, Sulfa Quinoxaline, atau biruran.

Pencegahan penyakit ini bisa dilakukan dengan menjaga sanitasi kandang puyuh. Litter sebaiknya dijaga agar tetap kering dan tidak lembab.

Jika akan digunakan puyuhyang baru sebaiknya dibersihkan dahulu atau diganti dengan litter yang baru.

Litter yang baik harus dapat menyediakan vitaminB12 dan membunuh penyebab coccidiosis. Panas dan proses fermentasi dalam litter menyebabkan protozoa penyebab coccidiosis atau telur-telur cacing mati, namun jika sebaliknya akan menjadi media yang baik buat patogen coccidiosis dan telur cacing.

 

d. Radang Usus

Radang usus atau quail enteritis disebabkan oleh bakteri anaerobic yang membentuk spora di dalam usus burung puyuh. Setelah itu serangan bakteri anaerobic ini menyebabkan radang pada usus unggas yang diserang.

Gejala awal yang disebabkan dari penyakit radang usus oleh bakteri anaerobik ini bisa dilihat dengan burung puyuh yang terlihat lesu, mata puyuh terkatup, bulu terlihat kusam serta kotoran unggas yang terserang biasanya berubah menjadi encer berair dan mengandung uric acid yang tinggi.

berak kapur

e. Berak Kapur atau Berak Putih (Pullorum)

Pullorum atau berak kapur atau berak putih merupakan penyakit menular yang sering menimpa burung puyuh. Penyebab penyakit berak kapur  adalah kuman Salmonella.

Ciri khas yang dapat dilihat pada puyuh yang terserang penyakit berak kapur hampir sama dengan penyakit berak darah hanya saja kotorannya berwarna putih seperti mengandung kapur, sehingga dinamakan berak kapur.

Pengendalian penyakit Pullorum sama seperti pengendalian untuk penyakit new castle disease atau berak darah.

 

f. Cacar Unggas

Cacar unggas pada burung puyuh disebabkan oleh virus pox. Selain bisa menyerang burung puyuh penyakit ini juga bisa menyerang semua jenis unggas.

Burung puyuh dari umur sehari sampai puyuh yang sudah berproduksi baik jantan maupun betina juga bisa terserang penyakit ini.

Cacar unggas termasuk jenis penyakit yang sangat mudah menular. Gejala fisik penyakit cacar unggas pada puyuh sangat mudah dikenali.

Gejala khas dari penyakit ini adalah adanya borok atau gejala mirip kudis di bagian kullit tubuh, kaki,dan pialnya. Bahkan serangan cacar ini bisa juga mengenai bagian muka sampai ke pinggiran paruh puyuh.

Pengendalian penyakit ini bisa dilakukan dengan menjaga sanitasi kandang. Pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian vaksin.

 

g. Bronchitis

Penyakit bronchitis pada burung puyuh merupakan penyakit menular dan sangat cepat penyebarannya.

Penyakit yang berkepanjangan tanpa penanganan yang tepat bisa mengakibatkan kematian dan wabah yang luar biasa.

Gejala fisik penyakit ini adalah kondisi puyuh menjadi lesu, mata dan hidung puyuh sering mengeluarkan lendir, badan gemetar, batuk atau ngorok, sulit bernapas, dan sering mengalami gejala mirip bersin pada manusia.

Penyakit ini biasanya timbul karena komposisi makanan yang tidak seimbang gizinya, sanitasi kandang yang buruk, sirkulasi udara yang kurang baik dan kelembaban yang tinggi.

Pengendalian penyakit ini bisa dilakukan dengan memperbaiki gizi dan menjaga sanitasi kandang. Pemberian vitamin unggas bisa membantu menolong meredakan penyakit.

 

h. Cacing

Cacing giling seperti ascaris , kremi, dan tambang bisa diobati dan dicegah dengan piperazine, baik piperazine hexahydrate maupun piperazine citrate berupa tepung yang dicampurkan dalam makanan atau minuman.

Pemberian obat cacing dilakukan saat puyuh dipindahkan dari boks ke kandang. Cacing pita diberantas dengan DET 0,5% dicampur makanan, diberikan setiap 1-2 bulan.

burung puyuh yang terluka

i. Luka

Kuatnya nafsu kanibalisme menyebabkan puyuh bisa terluka. Segera lakukan pengobatan dengan menggunakan obat merah dan tempatkan puyuh di tempat yang terpisah jika dipandang perlu.

Jika kandang terlalu rendah, kejutan menyebabkan puyuh serentak terbang sehingga kepalanya bisa lika dan membentur langit-langit kandang . Jadi setiap hari harus bisa dikontrol ada tidaknya puyuh yang terluka.

Bila anda suka dengan artikel atau website kami harap luangkan waktu untuk like page kami. Like yang anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.