Kutu Pada Burung

kutu pada burung

Kutu yang menyerang burung peliharaan kita dapat dibilang sebagai salah satu masalah yang sangat serius.


Bila tidak segera ditangani dan diatasi dapat membuat burung kesayangan kita terlihat lesu sehingga terjadi penurunan pada performanya bila kita turunkan dalam kontes.

Selain performanya yang turun drastis, kutu dapat menyebabkan bulu burung kesayangan kita menjadi rusak.  Sebenarnya sudah banyak tips mengenai perawatan pada burung termasuk cara-cara pengobatan kutu pada burung.  

Sebenarnya yang disebut dengan kutu adalah mengacu pada berbagai macam artropoda yang berukuran  kecil hingga ke ukuran yang sangat kecil.

Nama ini umumnya dipakai untuk sejumlah krustasea air kecil seperti kutu air, serangga kutu daun dan  kutu kepala, serta sering menjadi salah kaprah berbagai caplak dan tunggau yang berkerabat dengan laba-laba daripada serangga.

Dalam arti yang lebih sempit, kutu adalah serangga yang berukuran kecil dan tidak memiliki sayap. Dalam bahasa Inggris mencakup flea atau kutu loncat, serta louse kutu yang suka merayap.

Dalam bahasa Indonesia, dua-duanya tidak dibedakan, malah mencakup sebagian dari kerabat wereng serta beberapa anggota ordo Coleoptera.

Berkaitan dengan aneka jenis serangga yang sebenarnya juga dapat menjadi pengganggu burung, seperti caplak serta gurem atau kremi sebagai bentuk serangga yang lebih suka merayap serta bersifat parasit.

Semua itu disebut dengan kutu karena memiliki ukuran yang sangat kecil. Jadi sebaiknya kita memilih obat antikutu yang dapat mengatasi dan membasmi berbagai gangguan tersebut.

Di antara para penghobi burung ada yang menyarankan untuk menggunakan metode pengobatan non-kimia serta ada juga yang menyarankan untuk memakai metode pengobatan kimia.

Dan sebenarnya masalah pengobatan itu terserah anda. Yang terpenting adalah bagaimana cara pencegahan agar burung kesayang kita tidak terkena kutu.

Beberapa tanda-tanda bila burung kesayangan kita terkena kutu:

  • Burung menjadi lesu dan tidak bersemangat.
  • Burung menjadi malas berkicau.
  • Burung sering mancabuti bulunya sendiri karena merasa gatal.
  • Warna bulu burung menjadi kusam.
  • Kerontokan pada bulu-bulu halus.

Bila burung kesayangan anda mengalami tanda-tanda seperti diatas maka kemungkinan burung anda terserang kutu.

kutu pada burung2

Sebagai langkah pencegahan terhadap serangan kutu pada burung kesayangan kita, anda bisa melakukan beberapa langkah seperti berikut ini:

  • Memastikan bahwa semua burung yang anda miliki terbebas dari kutu.

Jika anda membeli burung yang baru, pastikan untuk menyemprotnya dengan larutan anti kutu sebelum didekatkan dengan burung anda yang lain. Jangan menggunakan karamba atau sangkar khusus mandi yang biasa di pakai oleh burung anda. Karena jika burung baru tersebut kutuan, maka telur atau kutunya akan tertinggal di air bekas mandinya.

Jika perlu sediakan karamba khusus untuk burung baru atau anda meminjam pada teman anda. Jika tidak ada, setelah memandikan burung yang baru anda harus membersihkan sebersih mungkin serta semprot dengan obat anti kutu.

  • Jangan asal tukar kerodong

Begitu juga dengan kerodong, karena bisa saja kutu atau telur kutu menempel di situ. Jika anda mendapat kerodong dari teman anda, segeralah mencucinya sampai bersih  serta diberi obat anti kutu.

  • Jangan  mengambil pakan secara langsung dari wadah pakan orang lain.

Kita sering mengalami saat membawa burung dan kebetulan makanannya tumpah dan kemudian minta sedikit pada teman kita dan langsung mengambilnya dari wadah pakan burung teman kita tersebut. Hal ini juga sangat berpotensi menjadi media penularan kutu atau telur kutu. Apalagi bila wadah pakan teman kita tadi jarang dibersihkan atau dicuci.

Yang terpenting adalah menghindari benda-benda yang berpotensi tinggi membawa kutu serta telurnya dari luar ke burung kesayangan anda.

  • Mencuci kandang secara rutin.

Cucilah kandang burung kesayangan anda sekali sehari atau minimal sekali dalam sepekan saat burung anda mandi di karamba. Untuk burung yang tidak memerlukan karamba anda usahakan untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya agar terbebas dari kutu. Cucilah dengan menggunakan sabun antiseptik atau anda seprot dengan obat antikutu secara rutin.

  • Penjemuran.

Penjemuran sangta bermanfaat untuk kesehatan burung selain itu juga dapat meminimalkan perkembangbiakan kutu dan jamur yang ada di luar tubuh burung.

  • Hindari lingkungan yang lembab.

Jika sangkar dalam keadaan basah, jangan anda bawa masuk ke dalam rumah secara langsung. Keringkanlah terlebih dahulu. Atau jika perlu anda bisa menggunakan hairdryer yang khusus anda pakai untuk mengeringkan sangkar dan peralatan untuk burung. Hairdyer sangat bermanfaat apabila tidak ada sinar matahari padahal pada saat yang sama sangkar dan burung kita harus segera dimasukkan ke dalam rumah.

  • Penyemprotan

Semprot kandang beserta benda-benda yang langsung berhubungan dengan burung, seperti wadah pakan dan tangkringan serta lantai tempat biasanya anda menjemur burung kesayangan anda.

kutu pada burung3

Langkah pengobatan bisa anda lakukan bisa anda lakukan untuk memberantas kutu yang menyerang burung kesayangan anda. Berikut ini langkah-langkah yang dapat anda lakukan:

  • Memastikan burung dalam kondisi sehat secara umum.

Jangan lakukan pengobatan antikutu saat burung sedang dalam keadaan sakit. Karena pada saat seperti itu daya tahan burung anda sedang dalam keadaan lemah. Jika kondisi ini tetap anda paksakan, maka saat burung terkena semprotan obat kimia anti kutu, maka burung akan ngedrop. Karena obat tersebut mengandung insektisida jenis tertentu yang dapat membuat burung menjadi mabuk.

  • Memilih metode pengobatan.

Obat antikutu terdiri dari dua macam yaitu obat kimia dan non kimia

Obat-obatan yang biasa dijual dipasaran secara umum dengan berbagai macam merk. Dijual dalam bentuk bermacam-macam juga ada yang berupa serbuk, cairan dan ada juga yang bentuk pasta.

Obat non kimia juga ada bermacam-macam antara lain dengan air rebusan daun sirih, air bekas cucian beras, atau air rebusan buah jambe namun jarang dan sulit untuk ditemukan.

  • Penggunaan

Untuk penggunaan obat kimia anda bisa membaca aturan pakai yang biasanya tertera pada kemasan. Jangan mencoba untuk mengurangi atau melebihi takaran dosis yang yang dianjurkan, kecuali anda sudah berpengalaman atau mendapat informasi dari teman atau sumber yang terpercaya.

Yang perlu anda perhatikan adalah, gunakan sesuai dengan peruntukannya. Jangan gunakan obat kutu untuk anjing pada burung. Obat antikutu untuk hewan besar berbeda konsentrasi bahannya bila dibandingkan untuk burung. Jika anda kurangi dosisnya secara kira-kira maka tetap beresiko malah bisa jadi pengobatan tidak efektif serta membuat kutu menjadi kebal sehingga sulit untuk dibasmi.

Untuk penggunaan non kimia anda bisa merebus 8 hingga 10 helai daun sirih dengan 4 gelas air ukuran normal. Tunggu hingga airnya menjadi berwarna hijau gelap, kemudian angkat dan dinginkan. Lalu semprotkan air rebusan tadi ke burung kesanyangan anda secara merata. Atau anda bisa memegang burung anda lalu anda mandikan secata langsung di tangan hingga semua bulunya terkena air sirih secara merata. Setelah dimandikan dengan air sirih tunggu sekitar 1 hingga 2 jam kemudian baru dibilas.

Anda juga bisa menggunakan air bekas cucian beras. Sebenarnya air cucian beras tidak bersifat antikutu, tetapi dapat menembus lapisan lilin yang terdapat pada bulu burung. Sehingga kutu dan telurnya akan rontok dengan sendirinya.  Sehingga air cucian beras bisa anda kombinasikan dengan pemakaian air rebusan sirih tadi agar lebih efektif.