Fungsi Dari Kerodong

macam-macam kerodong sangkar

Bagi para penghobi burung, baik burung lomba maupun hanya untuk menikmati suara si burung saja, haruslah berhati-hati dalam melakukan pengerodongan pada burung kesayangannya.

Kerodong  tidak hanya berfungsi sebagai pemanis namun juga memiliki banyak manfaat untuk burung kesayangan kita, baik di arena perlombaan maupun di dalam rumah sekalipun.

Kerodong yang paling baik adalah berbahan kain yang transparan dan tipis. Burung suka dengan suasana yang terang. Jika kerodongnya tipis, maka sinar dari luar masih bisa masuk ke dalam sangkar. Selain itu burung juga masih dapat melihat suasana di luar sangkar walaupun tidak secara langsung.

Namun, jika kita memberikan kerodong yang tebal, maka sangkat akan menjadi gelap. Burung tidak dapat melihat apa-apa dan akhirnya menjadi malas makan. Jika hal seperti diteruskan maka kondisi kesehatnnya akan menurun serta malas untuk berbunyi.

Warna kerodong juga memberikan pengaruh pada burung. Warna yang disukai oleh burung biasanya warna yang kalem seperti biru muda, hijau muda serta warna yang lainnya yang tidak terlalu kontras.

Manfaat serta fungsi dari kerodong bagi burung kita, yaitu:

  • Mencegah masuknya serangga serta gigitan nyamuk.

Beberapa jenis burung seperti kenari, blackthroatm finch, sanger dan lain-lain, gigitan nyamuk dapat menyebabkan radang sehingga akan menimbulkan bengkak dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Sedangkan bagi burung pemakan serangga seperti kacer, murai batu serta pentet akan dapat menghindarkan si burung memakan serangga yang berbahaya baginya.

  • Memberikan kenyamanan.

Burung juga butuh istirahat di malam hari. jadi dengan adanya kerong, maka si burung menjadi semakin nyaman untuk beristirahat di dalam sangkarnya.

  • Melindungi dari angin.

Manusia saja bisa masuk angin, apalagi burung. Dengan kerodong, akan membuat burung kita aman dari terpaan angin kencang secara langsung. Serta menghindari penyakit karena angin.

  • Kenyamanan dalam perjalanan.

Dalam perjalanan jauh seperti dari pasar burung maupun berangkat ke kontes harus dikerodong. Hal ini mencegah burung terkena stres. Stres berkepanjangan pada burung bisa membuat burung menjadi sakit dan bahkan mati.

  • Kehangatan

Saat burung sedang dalam masa ngurak atau mabung, burung akan kehilangan sebagian dan bahkan semua bulu-bulunya. Kerodong dapat membuat si burung tetap hangat derta menjaga agar bulu-bulunya yang rontok tidak terbang dan bertebaran kemana-mana.

  • Stress.

Kerodong ddapat mencegah stress saat burung berhadapat secara langsung dan terus menerus dengan burung jenis lainnya. Selain bisa stress hal seperti bisa membuat si burung menjadi ogah-ogahan bersuara.

  • Keindahan sangkar.

Kerodong dengan warna dan motif yang menarik akan membuat sangkat menjadi semakin indah saat di gantung di dalam rumah.

Beberapa hal yang penting saat memilih kerodong untuk burung, yaitu:

kerodong untuk sangkar

Pilihlah kerodong yang pas untuk sangkar burung. Jangan pilih yang ada rumbai-rumbainya agar mencegah kerodong tersangkut pada tempat minum atau pakan serta mencegah rumbai-rumbai tersebut tersangung pada pintu sangkar yang dapat memungkinkan burung kita lepas.

Memilih kerodong juga dapat memperhatikan beberapa kondisi, yaitu:

  • Cuaca.

Bila cuacanya panas gunakan kerodong yang bahan kainnya tipis. Sedangkan untuk musim hujan pilihlah kerodong yang bahan kainnya tebal agar burung tetap hangat.

  • Usia burung

Burung muda atau bakalan dari hutan maupun burung yang liar, diberi kerodong yang warnanya gelap kemudian di ganti secara bertahap dengan kerodong yang transparan. Hal dini dimaksudkan agar burung menjadi lebih jinak. Kerodong yang transparan berguna untuk membiasakan si burung di kerodong. Jika burung masih trus bergerak dalam sangkar, usahakan jangan di kerodong ti tempat yang gelap.  Lakukan secara bertahan hingga burung mulai terbiasa dan tidak terus bergerak .

Memilih kerodong sesuai dengan bahn dasarnya, seperti:

  • Rayon.

Kain rayon sebenarnya terbuat dari pulp atau bubur kertas yang di dukung dengan pemakaian bahan kimia. Kainnya lentur, dapat menyerap air, saat dipakai burung tidak akan kepanasan. Namun karena bahanya lentur, terkadang bisa melar dengan sendirinya setelah dicuci berkali-kali. Mudah menyerap suhu udara di luar sangkar, namun kainnya memiliki daya serap warna yang kurang bagus. Sehingga, bila kita membeli kerodong berbahan kain seperti ini, maka motifnya serta warnanya menjadi cepat pudar.

  • Katun.

Kain ini terbuat dari kapas serta serat tanaman. Efeknya dingin seperti rayon, memiliki daya serap terhadap air yang tinggi, kemampuan untuk menyesuaikan suhu lebih bagus, namun rentan terhadap serangan jamur. Jika rumah kita tergolong lembab maka memerlukan perawatan yang ekstra hati-hati.

  • Polyester.

Kain ini terbuat dari PTA atau Purified Terephtalic Acid atau disebut biji plastik. Cirinya, kain senderung panas, karena suhu yang diserap tidak dapat dilepas secara langsung. Kedap air, ringan serta cepat sekali kering.  Jika terkena hujan kelihatannya seperti basah, namun air yang masuk tidak banyak. Struktur kainnya padat, tidak mudah tertembus angin, aman untuk digunakan saat mengkerodong burung saat dalam perjalanan dengan motor. Terkadang kain polyester yang kualitasnya jelek, bila mendapat panas terlalu banyak akan dapat mengeluarkan bau. Hal ini bisa berpengaruh juga pada kesehatan burung kita.