Cara Menangkarkan Burung Branjangan

branjangan

Burung branjangan yang memiliki nama latin Mirafra javanica, saat ini semakin sulit sekali ditemukan di sini.


Karena maraknya penangkapan nurung branjangan secara besar-besaran, makin banyaknya lahan kosong yang di jadikan perumahan dan penggunaan pestisida pada tanaman yang membuat tingkat populasi branjangan menjadi semakin menipis.

Meskipun burung branjangan mudah berkembang biak di habitat aslinya, menangkaran oleh manusia bukanlah hal yang mudah. Namun hal yang sulit bukanlah suatu hal yang tidak bisa dilakukan. Dengan penuh keuletan dan ketelatenan semuanya pasti bisa.

Faktor-faktor penyebab kesulitan untuk menangkarkan burung branjangan adalah, karena branjangan mudah stres apabila kandangnya  sering terusik oleh manusia. Maka, kunci utama untuk menangkarkan beranjangan adalah dengan memberikan kenyamanan serta ketenangan pada indukan branjangan saat mengerami telur-telurnya.

  • Memilih indukan branjangan

Burung branjangan yang banyak disukai oleh para penghobi burung adalah branjangan yang memiliki suara yang keras, jambul pada bagian kepalanya serta sayapnya yang kokoh dan kuat.

Sebelumnya anda harus bisa memahami serta mencari calon indukan yang berkualitas, serta bia membedakan mana branjangan jantan dan betinanya. Namun baik jantan maupun betinanya memiliki ciri-ciri yang hampir sama sehingga hanya orang-orang yang pernah memelihara branjangan saja yang cocok untuk menangkarkan branjangan.

Umumnya branjangan jantan tubuhnya berwanra coklat, bulu-bulu ditubuhnya tebal dan paruh berwarna hitam. Bila bertemu dengan burung yang sejenis, maka ia akan menegakkan bulu-bulu duatas kepalanya yang seperti jambul untuk menandakan daerah kekuasaannya.

Sedangkan branjangan betina, warna bulunya hampir sama persis dengan yang jantan, hanya sedikit lebih kusam. Betinanya juga berjambul, namun tidak terlalu panjang. Suaranya lantang namun nadanya putus-putus.

Pilih indukan yang tubuhnya besar, tidak cacat dan sehat. kalau bisa, pilihlah indukan jantan yang sudah relatif jinak, sebab burung yang masih liar dapat menambah tingkat kesulitan dalam penangkaran. Cari indukan yang sudah cukup dewasa dan siap kawin.

  • Kandang

Sarana dan prasarana untuk kandang branjangan tidak serumit untuk menangkarkan burung kacer maupun murai batu.  Tidak perlu lahan yang luas untuk penangkaran. Hal yang terpenting adalah lokasinya aman dan tidak membuat indukan cepat stres.

Branjangan merupakan burung yang hidup di tanah lapang yang memiliki rumput dan semak. Jadi anda bisa menambahkan rumput dan semak-semak agar indukan branjangan merasa nyaman seperti di habitat aslinya. Sediakan juga wadah berisi pasir karena branjangan suka mandi pasir, juga batu yang cukup besar untuk tempat ia bertengger serta tempat membangun sarang.

branjangan di alam bebas

Untuk makanan anda bisa menyediakan bulir-bulir padi seperti memberi pakan burung pipit. Selain itu bisa ditambah dengan biji-bijian yang lain maupun milet. untuk menambah stamina berikan pakan seperti kroto, jangrik, belalang maupun ulat hongkong.

Keistimewaan burung branjangan adalah tidak membutuhkan proses pengenalan sebelum ditangkarkan. Branjangan yang sudah siap kawin bisa langsung disatukan di dalam kandang penangkaran. Syaratnya indukan tersebut sudah dalam kondisi birahi.

Bila kondisinya belum birahi, maka burung betinanya akan terlihat ketakutan serta menghindari yang jantan.

Untuk menghindari hal tersebut, pastikan dulu bahwa kedua indukan sudah benar-benar dewasa serta sudah dalam keadaan birahi sehingga mempercepat proses perkawinan di dalam kandang penangkaran.

Umumnya proses perkawinan  burung branjangan terjadi pada siang hari, saat branjangan jantan sering terlihat menggerakkan kedua sayapnya dan bertengger di atas bebatuan yang disediakan di dalam kandang.

Proses perkawinan dapat dikatakan berhasil jika branjangan jantan sering terlihat membawa rumput alang-alang kering sebagai bahan membuat sarang. Biarkan burung branjangan membuat sarangnya sendiri karena branjangan tidak butuh kotak sarang.

Setelah membangun sarang, branjangan betina akan bertelur sebanyak 3 hingga 4 butir. Saat-saat seperti inilah yang perlu diwaspadai. Sebab jika indukan merasa terganggu sedikit saja, maka telurnya akan ditinggalkan begitu saja dan tidak mau lagi mengerami telurnya.

Saat telur sudah meneras, induk burung branjangan akan membutuhkan banyak makanan. Sebaiknya, tambahlah porsi makannya lebih banyak dari biasanya. Perbanyak pakan hidup seperti kroto maupun jangkrik dalam wadah yang terpisah yang nantinya akan digunakan untuk meloloh anakan branjangan.