Cara Mencegah, Mengobati Dan Merawat Burung Sakit

Fischer's-Lovebird-43Mencegah burung agar tidak sakit akan jauh lebih baik daripada mengobati burung yang sudah terlanjur sakit.

Memelihara burung merupakan sebuah hobi yang menyedangkan sekaligus dapat membuat para penghobi burung menjadi stres jika burung kesayangannya sedang sakit apalagi jika akhirnya berujung pada kematian pada burung kesayangannya.

Ada begitu banyak jenis penyakit yang dapat menyerang burung peliharaan kita, seperti pilek, serak, snot, berak kapur, mencret, berak hijau, infeksi luka, tidak nafsu makan, kemlumpuhan tetelo atau sakit ayan maupun penyakit-penyakit lain yang yang disebakan oleh bakteri.

Salah satu faktor utama dalam merawat burung kesayangan kita adalah faktor konsistensi. Ada beberapa hal yang juga penting sekali untuk selalu diperhatikan oleh para pecinta burung agar burung kesayangannya tetap terjaga kesehatannya serta dalam tindakan pencegahan penyakit yang dapat menyerang burung kesayangannya.

Beberapa hal yang penting tersebut, adalah:

  • Selalu menjaga kebersihan kandang

Sebaiknya kandang burung selalu dibersihakn secara rutin setiap pagi hari. Bagian alas atau lantai kandang yang kotor harus disikat serta dicuci bersih dengan sabun deterjen, kemudian di jemur di bawah terik matahari selama 15 hingga 30 menit lamanya.

lantai-sangkar

Tidak hanya bagian alasnya saja, agar lebih aman dari serangan penyakit, semprot semua bagian kandang burung dengan obat anti hama atau anti kuman dengan dosis yang sesuai dengan anjuran. Obat pembasmi kuman akan membunuh semua bakteri, kuman, jamur, kutu, parasit serta virus yang dapat menyebabkan burung kesayangan kita menjadi sakit.

  • Selalu menjemur burung secara rutin

Agar burung kesayangan yang anda pelihara tetap sehat, upayakan agar selalu menjemur burung kesayangan anda secara rutin setiap pagi. Burung wajaib untuk berjemur paling tidak 15 menit lamanya setiap pagi. Sebaiknya pilihlah waktu diantara jam 07.00 sampai jam 10.00. Pada saat itu matahari masih terasa hangat dan sinat ultraviolet yang di dapatkan dari proses penjemuran akan sangat membantu tubuh burung kesayangan anda untuk mengekstrak pro vitamin D3 yang ada di dalam tubuhnya untuk menjadi vitamin D3.

Sinar ultraviolet juga diperlukan bagi burung untuk membentuk serta memproduksi hormon-hormon yang penting dalam tubuhnya. Hormon-hormon yang penting tersebut meliputi hormon reproduksi serta hormon untuk pertumbuhan.

Selain itu, teknik penjemuran juga akan berdampak baik pada psikologis burung itu sendiri sehingga jarang sekali merasa stres.

  • Memberikan pakan dengan gizi yang tepat

Salah satu sumber penyakit pada semua mahluk hidup adalah berasal dari makanan yang dikonsumsinya. Sama halnya dengan burung yang kita pelihara yang sangat tergantung pada jenis pakan yang kita berikan. Berilah pakan yang mengandung vitamin dan mineral yang lengkap untuk burung kesayangan anda. Disini kita dituntut untuk benar-benar mengerti tentang sistem metabolisme burung.

Kandungan nutrisi dari makanan yang kita berikan pada burung kesayangan kita tersebut nantinya akan memenuhi semua kebutuhan burung tersebut. Anda juga harus selalu memeriksa serta mengevaluasi secara langsung apa yang terjadi pada burung kesayangan anda setelah pemberian pakan.

Jangan coba-coba untuk merubah pakan burung jika anda belum memahami fisiologi tentang burung. Misalnya, sistem metabolisme burung pemakan buah akan sangat jauh berbeda dengan sistem metabolisme burung pemakan serangga.

  • Memberi suplemen yang baik secara rutin

Suplemen yang dimaksudkan disini adalah makanan tambahan  sebagai sumber nutrisi yang tidak terdapat pada makanan yang kita berikan setiap hari.

Sesungguhnya pemberian suplemen pada burung tidaklah terlalu penting serta tidak dibutuhkan oleh burung, dengan catatan selama kita dapat memberikan nutrisi yang tepat serta seimbang ditambah dengan pola perawatan yang baik pada burung kesayangan kita.

Di habitat aslinya, burung tidak terlalu membutuhkan suplemen tambahan apapun, karena semua nutrisi yang mereka butuhkan sudah disediakan oleh alam.

Pemberian suplemen tambahan seperti vitamin, mineral ataupun yang lainnya dapat kita berikan jika kita tidak dapat mencukupi kebutuhan dasar burung akan nutrisi standar yang sesuai dengan angka kecukupan gizi serta pola makan yang sesuai dengan yang direkomendasikan pada burung itu sendiri.

Maka, bila kita masih bisa memberikan nutrisi yang tepat serta seimbang yang sesuai dengan angka kecukupan gizi pada burung yang kita pelihara, kita sudah tidak perlu lagi memberikan suplemen tambahan apapun pada burung kesayangan kita.

Jika anda masih merasa perlu untuk memberikan suplemen untuk tindakan pencegahan penyakit, maka berikan suplemen yang sudah diramu secara khusus untuk burung. Berikan suplemen tersebut secara rutin dan berkala. Dosis pemberiannya juga harus sesuai dengan aturan pakai. Karena dosis yang berlebihan juga dapat berdampak negatif pada kesehatan burung itu sendiri nantinya.

Umumnya, suplemen tambahan akan sangat diperlukan ketika burung sedang masa pertumbuhan, ketika burung mabung, bertelur, meningkatkan daya tahan tubuh serta selama poses penyembuhan dari penyakit tertentu.

  • Hindari stres pada burung

Stres yang terjadi pada burung umumnya merupakan stres secara psikologis yang dapat membuat semua sistem metabolisme dalam tubuh burung tersebut menjadi terganggu.

kutu-pada-burung3

Banyak sekali faktor yang menyebabkan burung menjadi stres, seperti penampatan burung yang salah, gangguan pada kenyamanan dan ketenangan, situasi lingkungan yang tidak sesuai dengan habitatnya serta masih banyak lagi faktor yang lainnya. Burung yang telah mengalami tres psikologis akan sulit sekali untuk menjadi normal kembali dalam waktu singkat.

  • Pemberian obat yang tepat

Jika burung kesayangan yang anda pelihara sudah terlanjur terserang penyakit, jangan langsung panik. Tempatkan burung yang sakit di tempat yang hangat serta jauhkan dari angin yang dapat menerpa burung tersebut secara langsung.

Kenali penyakit yang menyerang burung kesayangan anda. apakah itu penyakit serak, pilek, sesak napas, infeksi luka, lumpuh atau penyakit yang lainnya. Mengenali serta mendiagnosa gejala awal dari penyakit burung akan sangat penting sekali artinya untuk mempermudah pemberian obat yang tepat bagi burung yang sakit.

Konsultasikan tentang apa yang dialami oleh burung kesayangan anda kepada orang yang benar-benar mengerti tentang penyakit pada burung, agar anda mendapatkan rekomendasi obat yang cocok  untuk mengobati penyakit pada burung kesayangan anda.

Obati burung yang sakit sesegera mungkin. Obat bagi burung yang sakit berasal dari antibiotik. Penggunaan obat antibiotik harus sesuai dengan dosis yang tepat, karena penggunaan obat antibiotik yang salah akan dapat menyebabkan kekebalan pada tubuh burung kesayangan anda. Jangan coba-coba untuk bereksperimen dengan obat-obatan jika anda belum memahami kandungan serta efeknya pada burung.