Museum Tekstil Jakarta: Semua kain tradisional Indonesia ada di sini!

Museum Tekstil Jakarta: Semua kain tradisional Indonesia ada di sini!
Foto: Arlyn Nathania

Hampir semua daerah di Indonesia memiliki jenis kain tradisional yang elok dan khas. Tentu saja, karena kain tradisional selalu yang membutuhkan ketekunan dan melewati proses yang panjang dalam pembuatnya. Batik, tenun, dan songket adalah beberapa contoh bagaimana kain tradisional dibuat dengan sepenuh hati. Jika tidak ada upaya pelestarian –karena gaya hidup modern yang serba instan dan praktis- tidak mustahil kain-kain tradisional tersebut akan hilang.

Adalah Museum Tekstil yang mendokumentasikan kekayaan dan ragam kain tradisional Nusantara. Didirikan pada 1975, museum ini mengoleksi sekitar 1914 kain tradisional dari berbagai darah di Indonesia. Museum ini merupakan yang pertama di Indonesia. Letaknya berada tak jauh dari Pasar Tanah Abang, di Jalan Aipda K.S Tubun 2-4, Jakarta Pusat.


Awalnya, koleksi Museum Tekstil didapat lewat sumbangan dari Kelompok Pecinta Kain Tradisional Indonesia (Wastraprema) sebanyak sekitar 500 koleksi. Selebihnya, penambahan koleksi merupakan hasil pembelian oleh Dinas Museum dan Sejarah/Dinas Museum dan Pemugaran/Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, serta sumbangan dari masyarakat baik individu maupun kelompok.

Museum Tekstil Jakarta: Semua kain tradisional Indonesia ada di sini!
Foto: Indonesiakreatif.net

Koleksi museum terdiri dari benda-benda yang ada hubungannya dengan dunia pertekstilan Nusantara dari akhir abad ke-18 sampai masa kini. Koleksi museum dibagi dalam beberapa kelompok, yaitu koleksi kain tenun, batik, koleksi kontemporer, koleksi campuran, peralatan pembuatan batik/tenun dan lainnya. Dari koleksi tersebut dapat dilihat dan dipelajari perkembangan motif-motif kain tradisional Nusantara dari masa ke masa.

Di museum ini, Anda juga dapat mengenal peralatan batik dan tenun dari berbagai daerah. Selain menyimpan koleksi tradisional, Museum Tekstil juga menampilkan koleksi tekstil modern karya perancang busana terkemuka saat ini sebagai upaya untuk terus mendukung dan mengembangkan pertekstilan Indonesia. Menempati lahan seluas 2 hektar, museum ini adalah wahana untuk melihat dan mengagumi khazanah kain tradisional Nusantara. Museum ini juga memiliki banyak program kegiatan publik (baik rutin atau pun insidental) yang bisa diikuti.

Museum Tekstil Jakarta: Semua kain tradisional Indonesia ada di sini!
Foto: Jejakwisata.com

Gedung Museum Tekstil sendiri sudah menjadi daya tarik peninggalan sejarah kolonial yang kini merupakan salah satu cagar budaya di Kota Jakarta. Bagi pecinta bangunan antik, menelusuri setiap ruang gedung utama museum sambil mengamati ribuan kain koleksi museum dapat juga sambil menikmati keindahan arsitektur kuno yang kental dan megah.

Bangunan ini dulunya rumah pribadi seorang warga negara Perancis di abad ke-19. Selanjutnya secara berturut-turut gedung berpindah kepemilikan ke seorang Konsul Turki kepada Karel Christian Crucq (1942), lalu menjadi markas BKR pada zaman perjuangan kemerdekaan, kemudian dimiliki Lie Sion Phin (1947), dan menjadi kantor Departemen Sosial sampai akhirnya ditetapkan sebagai museum kain tradisional.

Workshop

Gedung Workshop Center (pendopo) terbuka bagi pengunjung yang ingin melakukan workshop membatik atau lainnya. Museum Tekstil juga membuka kursus membatik yang bisa diikuti baik oleh pengunjung lokal atau pun pengunjung asing yang menaruh minat pada batik. Membatik menjadi salah satu aktivitas menarik yang paling digemari oleh para pengunjung. Museum Tekstil memang membuka pelatihan untuk membatik, melukis di kain sutra, jumputan, dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang berhubungan dengan tekstil.

Anda akan diajari langsung oleh tutor yang memberi arahan bagaimana caranya mencetak, menggambar di kain, menggunakan canting, hingga tahap pewarnaan. Untuk pewarnaan, sedikitnya 33 tanaman yang dijadikan sebagai bahan alami pewarna. Kursus ini dapat diikuti secara gratis. Selain kursus membatik, ada juga workshop kain flannel, membuat boneka dan aneka aksesoris. Fasilitas pendukung lain di museum ini adalah ruang display, galeri batik, perpustakaan, labolatorium dan konservasi ruang penyimpanan dan multimedia. (Sumber: Kompas, Indonesia.travel.com)

Museum Tekstil Jakarta: Semua kain tradisional Indonesia ada di sini!
Foto: Jejakwisata.com

 

Hotel

Alma
Jl. Aipda Karel Satsuit Tubun No. 10a
Telp.: (021) 5638633

Millennium Hotel Sirih Jakarta‎
Jl. Fachrudin 3, Jakarta
Telp.: +6221 230 3636
Fax. : +6221 230 0028

Ascott Hotel
Jl. M.H. Thamrin No. 2
Telp.: (021) 3916868

Hotel Santika Premiere
Jl. Aipda K.S. Tubun No. 7, Slipi, Jakarta
Telp.: (021) 5361777, 5330350
Fax: (021) 5483457