Ritual tolak bala sambut Ramadhan

Berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Ramadan mulai digelar di sejumlah daerah. Satu di antaranya, masyarakat Kenagarian Sungai Asam, Kecamatan Dua Kali Sebelas Enam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, yang menggelar upacara ratik tolak bala. Upacara ini biasa diadakan untuk menyucikan nagari (kampung) dari berbagai penyakit, sebelum Ramadan tiba.

Ratik tolak bala digelar usai salat Isya. Ritual dimulai dengan pengumpulan serabut kelapa untuk keperluan prosesi. Kemudian, para urang siak atau ahli-ahli agama yang dipimpin seorang kulipa, mengawali prosesi dengan memanjatkan doa ratik tolak bala.

Warga membawa obor saat digelarnya ritual zikir tolak bala di Desa Bisati, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kab. Padangpariaman, Sumbar, Selasa (24/6) malam. Warga meliputi alim ulama, "ninik mamak" serta seluruh lapisan masyarakat mengarak obor sambil berzikir guna menolak bala dan cobaan menjelang memasuki bulan ramadan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/Asf/Spt/14.
Warga membawa obor saat digelarnya ritual zikir tolak bala di Desa Bisati, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kab. Padangpariaman, Sumbar, Selasa (24/6) malam. Warga meliputi alim ulama, “ninik mamak” serta seluruh lapisan masyarakat mengarak obor sambil berzikir guna menolak bala dan cobaan menjelang memasuki bulan ramadan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/Asf/Spt/14.

Sambil melafalkan mantra-mantra dan zikir, para urang siak berkeliling kampung untuk mengusir berbagai penyakit yang melanda kampung, seperti hama pertanian dan penyakit masyarakat. Mereka melanjutkan doa sambil mengelilingi api yang membara.


Ritual dilanjutkan dengan menyiramkan air jeruk kepada para pemuda setempat. Pada saat yang sama, seorang siak kemudian melafazkan adzan. Setelah itu, serabut dan tempurung kelapa yang terbakar ditendang-tendang layaknya bermain sepak bola.

Upacara diakhiri dengan arak-arakan warga berkeliling kampung dengan membawa obor. Atraksi itu sebagai simbol dibersihkannya nagari dari berbagai penyakit.

Warga membawa obor saat digelarnya ritual zikir tolak bala di Desa Bisati, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kab. Padangpariaman, Sumbar, Selasa (24/6) malam. Warga meliputi alim ulama, "ninik mamak" serta seluruh lapisan masyarakat mengarak obor sambil berzikir guna menolak bala dan cobaan menjelang memasuki bulan ramadan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/Asf/Spt/14.
Warga membawa obor saat digelarnya ritual zikir tolak bala di Desa Bisati, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kab. Padangpariaman, Sumbar, Selasa (24/6) malam. Warga meliputi alim ulama, “ninik mamak” serta seluruh lapisan masyarakat mengarak obor sambil berzikir guna menolak bala dan cobaan menjelang memasuki bulan ramadan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/Asf/Spt/14.