Amplop Lebaran ternyata masih diminati

Perkembangan teknologi komunikasi yang tumbuh pesat ternyata tak menyurutkan tradisi masyarakat berkirim surat ucapan Lebaran. cara konvensional untuk mengucapkan permohonan maaf dan mengucapkan Selamat hari Raya Idul Fitri dengan berkirim kartu lebaran ternyata masih dilakukan masyarakat.

Seorang pedagang merapikan dagangannya di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat , Jumat (11/7). Menjelang Hari Raya Idul Fitri penjualan amplop Lebaran meningkat pesat, mencapai 100 amplop per hari dengan harga amplop Rp. 1.000 per buah. ANTARA FOTO/Pradita Utama/nz/14.
Seorang pedagang merapikan dagangannya di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat , Jumat (11/7). Menjelang Hari Raya Idul Fitri penjualan amplop Lebaran meningkat pesat, mencapai 100 amplop per hari dengan harga amplop Rp. 1.000 per buah. ANTARA FOTO/Pradita Utama/nz/14.

Padahal, sudah ada teknologi digital yang bisa mengirim surat elektronik ucpan Selamat Lebaran tanpa harus repot menulis ucapan secara manual dan mengirimnya via pos atau diantar langsung ke penerima. Dengan teknologi, mengirim surat tinggal sekali klik lewatgadged sudah bisa dilakukan baik lewat SMS, MMS, BBM, Email, Chatting dan sebagainya.

Seorang pedagang merapikan dagangannya di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat , Jumat (11/7). Menjelang Hari Raya Idul Fitri penjualan amplop Lebaran meningkat pesat, mencapai 100 amplop per hari dengan harga amplop Rp. 1.000 per buah. ANTARA FOTO/Pradita Utama/nz/14.
Seorang pedagang merapikan dagangannya di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat , Jumat (11/7). Menjelang Hari Raya Idul Fitri penjualan amplop Lebaran meningkat pesat, mencapai 100 amplop per hari dengan harga amplop Rp. 1.000 per buah. ANTARA FOTO/Pradita Utama/nz/14.

Buktinya, tetap ada saja warga yang membeli amplop ucapan Lebaran. Sejumlah penjual amplop Lebaran di antaranya dapat ditemui di kawasan Masjid Istiqlal Jakarta Pusat. Amplop-amplop tersebut fijul dengan harga Rp 1000,- per lembar. Menjelang Hari Raya Idul Fitri penjualan amplop Lebaran meningkat pesat, mencapai 100 amplop per hari.