Cara menghindari pelecehan seksual saat traveling

Seorang traveller memang harus sangat berhati-hati ketika mengunjungi suatu destinasi tempat wisata yang baru. Terlebih lagi traveller wanita yang lebih rentan terkena pelecehan seksual saat traveling.

(sexual-harassment-lawyers)
(sexual-harassment-lawyers)

Jadilah smart traveller yang selalu waspada baik traveling sendiri atau bersama teman. Untuk itu, pastikan bisa menghindari jadi korban pelecehan. Dikutip dari travel.detik, berikut 7 tips menghindari pelecehan seksual yang mungkin terjadi saat Anda traveling:


1. Perhatikan sekeliling

Seasyik apapun liburan Anda, jangan sampai lupa keadaan. Tetap perhatikan sekeliling. Jika dirasa tidak nyaman dan berbahaya, segera tinggalkan tempat tersebut. Apalagi saat sendiri, pastikan Anda tidak berada di daerah terpencil dan sepi.

Bagi para wanita, waspadalah saat terlalu banyak pria di sekeliling. Segera cari tempat terbuka yang ramai jika terlalu banyak pria. Jika liburan bersama, jangan pergi terlalu jauh dari rombongan, terutama jika Anda wanita.

2. Hindari jalan sendiri saat malam hari

Ada kalanya sebuah destinasi malah terlihat makin cantik saat malam tiba. Ketenangan dan lampu yang romantis menjadi pendukung kecantikan destinasi tersebut. Namun hati-hati, karena bisa saja diam-diam Anda jadi target pelecehan seksual. Hindari berjalan di kawasan yang terlalu sepi saat malam hari. Juga, hindari jalan di daerah kumuh atau banyak orang yang duduk-duduk di tepi jalan atau depan toko. Jika tetap ingin jalan-jalan, pastikan pergi dengan orang yang bisa melindungi Anda.

3. Jangan tinggalkan minuman Anda

Jangan sekali-kali meninggalkan gelas atau botol minuman Anda. Ini berlaku bagi Anda saat berada di bar, kedai atau restoran. Saat ini, kejahatan bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan kepada siapa saja.

Waspada mengenai jenis penipuan yang berujung pelecehan seperti ini. Jika terpaksa harus ke toilet, pastikan minuman Anda aman dijaga oleh teman atau orang yang terpercaya.

4. Hati-hati dengan undangan dari teman baru

Mendapat teman baru jadi salah satu tujuan banyak orang saat traveling. Eits, tapi hati-hati. Teman baru bisa jadi petaka baru. Jangan terlalu percaya dengan teman baru, terlebih saat diundang pesta.

Mendatangi pesta kecil-kecilan bersama teman-teman baru di tempat privat mungkin terasa menyenangkan. Namun, jangan datang begitu saja apalagi seorang diri. Jika ingin datang, pastikan tempatnya cukup terbuka dan ramai di sekelilingnya. Alangkah baiknya jika Anda tidak datang sendiri dan membawa beberapa teman terpercaya.

5. Pilih pakaian yang sopan

Beberapa tempat liburan tidak memperbolehkan Anda menggunakan pakaian minim, namun beberapa tempat lainnya tidak mempermasalahkan hal itu sama sekali. Bukan berarti Anda bisa bebas berpakaian tanpa merasa bersalah atau kuatir. Tetap gunakan pakaian sopan apalagi saat malam hari.

Karena kebanyakan orang suka lupa diri saat mabuk, baik itu di bar atau di tepi jalan. Jika sudah begitu, bisa saja Anda jadi korban orang mabuk. Atau jika Anda mabuk dan lupa diri, bisa saja malah jadi korban pelecehan karena tidak bisa melawan diri.

6. Selalu bawa alat komunikasi

Ke manapun, kapanpun, di manapun, jangan pernah tinggalkan alat komunikasi Anda terutama selama traveling. Karena saat liburan, Anda berada jauh dari rumah dan keluarga dan lebih sulit meminta pertolongan tanpa alat komunikasi.

Pastikan Anda memiliki nomor penting yang bisa mudah ditelepon saat keadaan darurat. Yang terakhir, selalu pastikan juga alat komunikasi tidak kehabisan baterai atau pulsa.

7. Jangan ragu untuk teriak

Jika sudah terlanjur terjebak keadaan, jangan ragu untuk teriak. Tapi selain itu, cari celah untuk lari dari sergapan orang jahat yang ingin melecehkan. Pastikan teriakan Anda terdengar kencang dan jangan ragu untuk memukul dengan beragam benda yang ada di sekeliling Anda.