Galeri foto Tadarusan di berbagai daerah

Istilah tadarus makin populer di bulan Ramadan ini. Sering kita temui bahwa kegiatan tadarus dilakukan di mesjid-mesjid, mushalla, maupun rumah masing-masing.

Banyak muslimin yang membaca Al Quran dari awal hingga khatam, namun ada juga yang melanjutkan kebiasaan tadarus setelah shalat fardhu. Misalnya setelah salat subuh membaca surat Al-Waqiah, dzuhur (Arrahman), Ashar (Assajadah), Maghrib (Yaasiin dan Al Kahfi), dan Isya (Almulk).

Umat muslim membaca  Al Quran di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sulsel, Rabu (2/7). Umat muslim mengisi waktu siang hari saat berpuasa dengan membaca kitab suci Al Quran (tadarrus). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/ss/mes/14
Umat muslim membaca Al Quran di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sulsel, Rabu (2/7). Umat muslim mengisi waktu siang hari saat berpuasa dengan membaca kitab suci Al Quran (tadarrus). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/ss/mes/14

Istilah tadarus Al-Quran sebenarnya agak berbeda antara bentuk yang kita saksikan sehari-hari dengan makna bahasanya. Tadarus biasanya berbentuk sebuah majelis di mana para pesertanya membaca Al-Quran bergantian. Satu orang membaca dan yang lain menyimak.


Padahal kata tadarus berasal dari asal kata darosa – yadrusu, yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji dan mengambil pelajaran. Lalu ketambahan huruf ta’ di depannya sehingga menjadi tadaarosa – yatadaarosu, maka maknanya bertambah menjadi saling belajar, atau mempelajari secara lebih mendalam.

Para santri pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah membaca Al Quran saat mengikuti tadarus yang dilaksanakan secara massal di Medan, Sumut, Senin (30/6). Kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci Ramadhan tersebut diikuti oleh ribuan santri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ed/mes/14
Para santri pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah membaca Al Quran saat mengikuti tadarus yang dilaksanakan secara massal di Medan, Sumut, Senin (30/6). Kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci Ramadhan tersebut diikuti oleh ribuan santri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ed/mes/14

Adapun kegiatan ‘tadarusan’ yang kita lihat sehari-hari di negeri kita ini, sepertinya nyaris tanpa pengkajian makna tiap ayat, yang ada hanya sekedar membaca saja.

Terkadang benar dan tidaknya bacaan tidak terperhatikan karena tidak ada ustadz’ yang ahli di bidang membaca Al-Quran yang bertugas mentashih bacaan.

Bentuk tadarusan seperti itu lebih tepat menggunakan istilah tilawah wal istima’. Kata tilawah berarti membaca, dan kata istima’ yang berarti mendengar. Berikut foto-foto kegiatan tadarusan di berbagai daerah di Indonesia.

Para santri pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah membaca Al Quran saat mengikuti tadarus yang dilaksanakan secara massal di Medan, Sumut, Senin (30/6). Kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci Ramadhan tersebut diikuti oleh ribuan santri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ed/mes/14
Para santri pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah membaca Al Quran saat mengikuti tadarus yang dilaksanakan secara massal di Medan, Sumut, Senin (30/6). Kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci Ramadhan tersebut diikuti oleh ribuan santri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ed/mes/14
Para santri pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah membaca Al Quran pada kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara massal di Medan, Sumut, Senin (30/6). Kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci Ramadhan tersebut diikuti oleh ribuan santri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ed/mes/14
Para santri pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah membaca Al Quran pada kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara massal di Medan, Sumut, Senin (30/6). Kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci Ramadhan tersebut diikuti oleh ribuan santri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ed/mes/14
Seorang umat muslim membaca Al Quran di Masjid Agung Kendari, Sultra, Senin (30/6). Sejumlah umat muslim meningkatkan pahala ibadah pada bulan suci Ramadhan 1435 H dengan membaca Al Quran (tadarus), shalat berjamaah, berdoa dan dzikir di masjid. ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto/ed/mes/14
Seorang umat muslim membaca Al Quran di Masjid Agung Kendari, Sultra, Senin (30/6). Sejumlah umat muslim meningkatkan pahala ibadah pada bulan suci Ramadhan 1435 H dengan membaca Al Quran (tadarus), shalat berjamaah, berdoa dan dzikir di masjid. ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto/ed/mes/14
Sejumlah umat muslim membaca Al Quran di Masjid Agung Kendari, Sultra, Senin (30/6). Sejumlah umat muslim meningkatkan pahala ibadah pada bulan suci Ramadhan 1435 H dengan membaca Al Quran (tadarus), shalat berjamaah, berdoa dan dzikir di masjid. ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto/ed/mes/14
Sejumlah umat muslim membaca Al Quran di Masjid Agung Kendari, Sultra, Senin (30/6). Sejumlah umat muslim meningkatkan pahala ibadah pada bulan suci Ramadhan 1435 H dengan membaca Al Quran (tadarus), shalat berjamaah, berdoa dan dzikir di masjid. ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto/ed/mes/14
Umat muslim membaca  Al Quran di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sulsel, Rabu (2/7). Umat muslim mengisi waktu siang hari saat berpuasa dengan membaca kitab suci Al Quran (tadarrus). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/ss/mes/14
Umat muslim membaca Al Quran di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sulsel, Rabu (2/7). Umat muslim mengisi waktu siang hari saat berpuasa dengan membaca kitab suci Al Quran (tadarrus). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/ss/mes/14