Keindahan Masjid Seribu Tiang

Pernah ke Jambi? Sangat tak lengkap jika anda belum mengunjungi salah satu bangunan ikonik di kota ini, yaitu Masjid Al-Falah atau yang lebih populer disebut masjid seribu tiang oleh masyarakat setempat. Masjid ini sama seperti masjid-masjid raya yang ada di beberapa kota besar lainnya, maka dari itu, masjid ini termasuk dari beberapa bangunan penting yang menjadi ciri khas Provinsi Jambi.

Jamaah berada di dalam Masjid Agung Al-Falah, atau Masjid Seribu Tiang di Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura, Jambi, Jumat (25/7). Masjid yang diresmikan pemakaiannya pada 1980 oleh mantan Presiden Soeharto dan dibuat dengan 232 tiang penyangga atap dan kubah tersebut merupakan ikon wisata religi kebanggaan warga Jambi dan sering dikunjungi wisatawan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/Asf/nz/14.
Jamaah berada di dalam Masjid Agung Al-Falah, atau Masjid Seribu Tiang di Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura, Jambi, Jumat (25/7). Masjid yang diresmikan pemakaiannya pada 1980 oleh mantan Presiden Soeharto dan dibuat dengan 232 tiang penyangga atap dan kubah tersebut merupakan ikon wisata religi kebanggaan warga Jambi dan sering dikunjungi wisatawan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/Asf/nz/14.

Lokasi dan Akomodasi

Masjid Agung Al-Falah atau yang sering disebut dengan masjid seribu tiang ini terletak di jalan Sultan Thaha nomor 60, Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Masjid yang berada di tengah-tengah kota jambi ini berada di Ruas jalan yang sama dengan pasar Induk Angso Duo, PDAM Tirta Mayang, dan juga Museum Perjuangan Rakyat Jambi.

Anda bisa menggunakan berbagai macam transportasi untuk menuju ke masjid Agung Al-Falah ini. Anda bisa menggunakan kendaraan sendiri atau kendaraan pribadi dan anda juga bisa menggunakan angkutan umum atau angkot.

Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa dengan mudah menemukan lokasi dari masjid agung al falah ini. Karena letaknya yang berada di tengah-tengah kota jambi dan masjid agung Al-Falah ini juga merupakan ikon atau simbol kota Jambi.

Lalu, jika anda menggunakan kendaraan umum atau angkot, anda tidak perlu khawatir, karena untuk menuju Jalan Sultan Thaha ini, banyak sekali pilihan angkot yang bisa anda gunakan. Beberapa jurusan atau rute angkot yang melintasi daerah ini antara lain angkot jurursan Mayang, jurusan Simpang Rimbo, jurusan Sipin-Telanaipura, jurusan Broni-Telanaipura, dan jurusan Broni-Seberang.

Jika anda menaiki salah satu angkot dengan rute atau jurusan diatas, anda bisa stop di jalan Sultan Thaha, atau di depan Sekolah Dasar Al-Falah (SD Al-Falah). Biaya ongkos yang harus anda keluarkan untuk membayar angkutan kota atau angkot ini adalah sebesar Rp 2.000 per orang.

Selain menggunakan angkutan kota atau angkot, anda juga bisa menggunakan jasa sewa mobil atau rental mobil yang tersedia dikota Jambi. Biaya sewa atau rental mobil ini tergantung dengan lama pemakaian dan jenis mobil yang ingin kita gunakan. Selain itu, anda juga bisa menggunakan taksi. Tetapi untuk menemukan taksi di kota Jambi ini tidak segampang menemukan taksi seperti dikota-kota besar seperti Jakarta , Medan, Palembang dll. Walaupun sulit, bukan berarti tidak ada. Tarif untuk taksi ini sendiri beragam, tergantung kesepakatan kita dengan si sopir taksi tersebut.

masjid seribu tiang simbi.kemenag
masjid seribu tiang (simbi.kemenag)

Sejarah Singkat

Dulunya tanah dimana Masjid Seribu Tiang ini berdiri adalah istana tanah pilih Sultan Thaha. Suatu hari istana ini dihancurkan oleh koloni Belanda karena terjadinya pembatalan perjanjian oleh Sultan Thaha karena menurut sultan, perjanjian yang diajukan oleh Belanda cukup merugikan masyarakat Jambi.

Setelah diproklamasikannya kemerdekaan Negara Republik Indonesia, dan tepat pada tanggal 29 September 1980, Masjid Agung Al-Falah ini diresmikan oleh Bapak Soeharto, yang menjabat sebagai Presiden RI pada waktu itu.

Wisata

Masjid Agung Al-Falah ini dibangun diatas lahan tanah sebesar 2,7 Ha dan memiliki luas bangunan sebesar 4.600 meter persegi, masjid ini adalah masjid terbesar di kota Jambi. Masa pembangunannya pun cukup memakan waktu lama, kurang lebih dalam kurun waktu sekitar 9 tahun bangunan untuk menyelesaikan bangunan ini. Menurut informasi yang ada Masjid Agung Al-Falah ini dibangun mulai tahun 1971 sampai selesai di tahun 1980.

Walaupun lebih dikenal dengan nama masjid seribu tiang, tapi tiang penyangga (pilar) yang ada di masjid ini hanya sebanyak 256 buah. Memang cukup banyak, maka dari itu masjid ini popular dengan sebutan tersebut, Masjid Seribu Tiang.

Masjid Agung Al-Falah ini bentuk bangunannya memang mirip seperti sebuah pendopo terbuka yang memiliki banyak tiang-tiang penyangga (pilar) serta, adanya sebuah kubah besar di bagian atasnya dengan warna beragam dan tulisan kaligrafi yang terbuat dari kaca. Bentuk bangunan Masjid Agung Al-Falah yang memiliki konsep terbuka atau tanpa sekat seperti ini menimbulkan kesan ramah. Ya, masjid ini tidak memiliki pintu ataupun dinding. Hanya berdiri dengan ratusan tiang penyangganya.

Pada bagian tengah Masjid Agung Al-Falah ini dihiasi dengan ukiran kaligrafi yang sangat indah, lalu di tengah-tengah masjid ini terdapat delapan buah tiang penyangga yang berwarna kuning keemasan ditambah dengan ukiran-ukiran yang cantik.

MASJID ALFALAH JAMBI (4) rosenmanmanihuruk
MASJID ALFALAH JAMBI (rosenmanmanihuruk)

Tips

1. Sebelum berangkat ke Masjid seribu tiang ini ada baiknya jika anda memakai pakaian yang sopan, rapi, bersih, sehingga setidaknya anda sedikit menghormati tempat suci tersebut.
2. Perhatikan lagi waktu dan hari kunjungan anda, jika anda hanya ingin sekedar melihat – melihat untuk mengagumi kemegahan masjid seribu tiang ini saja, ada baiknya jika anda datang pada hari biasa, bukan hari jum’at atau hari-hari besar islam lainnya.
3. Bila anda kurang tahu persis alamat dari tempat ini, cukup bertanya saja kepada penduduk sekitar, anda tidak usah ragu untuk bertanya, mereka pasti akan memberi tahu secara detail.
4. Perhatikan barang bawaan ada,hanya untuk berjaga-jaga, meski disana adalah tempat suci, di jaman sperti ini tidak menutup kemungkinan jika disana terjadi tindak kriminal.

Jadi jangan ragu untuk menikmati wisata yang tak hanya bernilai religi, melainkan juga menjadi ikon dari sebuah provinsi. Selain mudah di jangkau, tidak mengeluarkan biaya yang cukup banyak juga. Jadi tak perlu ragu lagi untuk datang ke masjid ini, karena kurang lengkap rasanya jika datang ke Jambi tapi tidak mengunjungi bangunan yang penting di Provinsi ini. Selamat bersenang-senang.

1 Comment

Comments are closed.