Menikmati keindahan arsitektur Masjid Raya Sumatera Barat

Jika anda berkunjung ke Kota Padang, Sumatera Barat, tak ada salahnya mampir ke Masjid Raya Sumatera Barat  yang terletak di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. Mampir untuk melaksanakan Salat sambil menikmati keindahan arsitektur bangunan masjid nan megah.

Arsitektur masjid ini merupakan hasil rancangan Rizal Muslimin, pemenang sayembara desain Masjid Raya Sumatera Barat yang diikuti oleh 323 arsitek dari berbagai negara pada tahun 2007. Secara umum, arsitektur masjid ini mengikuti tipologi arsitektur Minangkabau dengan ciri bangunan berbentuk gonjong, hingga penggunaan ukiran Minang sekaligus kaligrafi pada dinding bagian luar.

Warga keluar dari Masjid Raya Sumbar di Jl Khatib Sulaiman, Padang, Sumbar, Selasa (15/7). Masjid terbesar di Sumbar yang sudah difungsikan untuk beribadah di bulan ramadan itu masih belum rampung dan akan dilanjutkan pembangunannya usai lebaran. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ss/pd/14
Warga keluar dari Masjid Raya Sumbar di Jl Khatib Sulaiman, Padang, Sumbar, Selasa (15/7). Masjid terbesar di Sumbar yang sudah difungsikan untuk beribadah di bulan ramadan itu masih belum rampung dan akan dilanjutkan pembangunannya usai lebaran. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ss/pd/14

Selain itu, arsitektur masjid ini juga menggambarkan kejadian peletakan batu Hajar Aswad dengan menggunakan kain yang dibawa oleh empat orang perwakilan suku di Mekkah pada setiap sudutnya.

Meski pengerjaannya belum sepenuhnya rampung, namun masjid tersebut sudah bisa digunakan untuk beribadah, mulai bulan Ramadhan tahun 2014 ini. Proses pengerjaan bangunan masjid akan dilanjutkan usa Idul Fitri.

Warga keluar dari Masjid Raya Sumbar di Jl Khatib Sulaiman, Padang, Sumbar, Selasa (15/7). Masjid terbesar di Sumbar yang sudah difungsikan untuk beribadah di bulan ramadan itu masih belum rampung dan akan dilanjutkan pembangunannya usai lebaran. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ss/pd/14
Warga keluar dari Masjid Raya Sumbar di Jl Khatib Sulaiman, Padang, Sumbar, Selasa (15/7). Masjid terbesar di Sumbar yang sudah difungsikan untuk beribadah di bulan ramadan itu masih belum rampung dan akan dilanjutkan pembangunannya usai lebaran. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ss/pd/14

Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan masjid ini dilakukan pada 21 Desember 2007 oleh Gubernur Sumatera Barat saat itu, Gamawan Fauzi. Menurut rencana masjid ini akan memiliki tiga lantai yang diperkirakan dapat menampung sekitar 20.000 jamaah, yakni sekitar 15.000 jamaah di lantai dasar dan selebihnya di lantai dua dan tiga.

Masjid ini dibangun di lahan seluas sekitar 40.000 meter persegi dengan luas bangunan utama kurang dari setengah luas lahan tersebut, yakni sekitar 18.000 meter persegi, sehingga menyisakan halaman yang luas. Di halaman tersebut akan dibuat pelataran, tempat parkir, taman, dan tempat evakuasi bila terjadi tsunami (shelter).