Mengintip Gunung Vagina nan aduhai

Ada Gunung Vagina? Cukup dengan sedikit imajinasi, anda akan langsung menangkap kenapa gunung ini disebut Gunung Vagina. Jika dicermati, gunung ini memang berbentuk mirip alat kelamin perempuan. Keindahannya sungguh aduhai.

Enrekang, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan, sekitar enam jam ke utara dari Ibu Kota Sulawesi Selatan, Makassar, menyimpan kecantikan alam yang mampu membuat orang terperangah. Salah satunya adalah Gunung Nona.

detikcom berkesempatan menikmati keindahan gunung ini saat melaju dari arah Makassar menuju Toraja, Jl Poros Enrekang-Toraja.

gunung nona (panoramio)
gunung nona (panoramio)

Selain Gunung Nona, gunung ini memiliki nama lain. Ya, Gunung Vagina, begitu orang-orang yang lalu-lalang di sekitar gunung ini biasa menyebut namanya. Dengan imajinasi secukupnya, bentuk gunung ini memang mirip alat kelamin perempuan.

“Kalau orang Enrekang sini menyebutnya Butu Kabobong, artinya ya Gunung Vagina,” jelas ibu-ibu yang membuka warung kopi di tepian jalan beraspal cukup rata ini.

Dari warung ini, gunung itu nampak jelas dan terang, seolah menantang tabu-tabu superfisial masyarakat. Gunung tak berapi ini terlihat rimbun oleh pohon dan alang-alang. Kontur terjal gunung ini meliuk-liuk sedemikian rupa sehingga mirip lapisan labia.

Warga ber"Selfie"  dengan latar Gunung Nona di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Sulsel, Kamis (31/7). Gunung Nona atau Buttu Kabobong oleh warga lokal salah satu objek wisata yang berada di jalan poros trans Sulawsesi, Makassar-Toraja menjadi tempat favorit para pemudik untuk melepas lelah sambil menikmati pemandangan pegunungan. ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/ss/nz/14
Warga ber”Selfie” dengan latar Gunung Nona di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Sulsel, Kamis (31/7). Gunung Nona atau Buttu Kabobong oleh warga lokal salah satu objek wisata yang berada di jalan poros trans Sulawsesi, Makassar-Toraja menjadi tempat favorit para pemudik untuk melepas lelah sambil menikmati pemandangan pegunungan. ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/ss/nz/14

“Itu di bawah namanya Sungai Mata Alo,” imbuh ibu-ibu yang sesekali terdengar bisa bercakap-cakap dalam Bahasa Perancis dengan sepasang turis yang singgah di warung itu.

Sungai Mata Alo berarti Sungai Matahari dalam bahasa setempat. Aliran sungai berbatu-batu ini mempercantik panorama di sini. Sepasang turis di warung itu kemudian menatap gunung berbentuk unik itu.

“Oh ya? I see, I see. Great!” kata turis pria itu setelah detikcom mencoba menjelaskan. Pria itu mengamat-amati gunung dari balik kacamata hitamnya.

Anda dapat menikmati panorama Gunung Vagina sambil menikmati Kopi Toraja seharga sekitar Rp 10.000,00. Jika anda tak suka dengan kopi, segelas bandrek hangat bisa jadi pilihan.

Keindahan ini makin maksimal ketika dinikmati segelas kopi toraja yang tersohor itu. Ah, rasanya seksi.

Warga ber"Selfie"  dengan latar Gunung Nona di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Sulsel, Kamis (31/7). Gunung Nona atau Buttu Kabobong oleh warga lokal salah satu objek wisata yang berada di jalan poros trans Sulawsesi, Makassar-Toraja menjadi tempat favorit para pemudik untuk melepas lelah sambil menikmati pemandangan pegunungan. ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/ss/nz/14
Warga ber”Selfie” dengan latar Gunung Nona di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Sulsel, Kamis (31/7). Gunung Nona atau Buttu Kabobong oleh warga lokal salah satu objek wisata yang berada di jalan poros trans Sulawsesi, Makassar-Toraja menjadi tempat favorit para pemudik untuk melepas lelah sambil menikmati pemandangan pegunungan. ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/ss/nz/14