4 Fakta unik tentang wisata Kota Solo

1. Kota Solo memiliki 2 Keraton

Kota Solo memiliki Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Kedua keraton ini berada di tengah-tengah kota Solo dan terbuka bagi pengunjung yang ingin masuk ke dalam kawasan keraton. Kedua keraton ini juga masih aktif menggelar ritual-ritual untuk menjaga nilai-nilai budaya dari masing-masing keraton.


Keraton Kasunanan Surakarta (Zezen)
Keraton Kasunanan Surakarta (Zezen)
Keraton Mangkunegaran (solocitytravel)
Keraton Mangkunegaran (solocitytravel)

2. Kota Solo memiliki kereta Jaladara yang melintas di tengah kota

Sepur Kluthuk Jaladara adalah salah satu kereta wisata yang menjadi daya tarik pariwisata kota Solo. Kereta dengan lokomotif buatan Maschinenbau Chemitz Jerman pada tahun 1896 dengan gerbong kayu buatan tahun 1906 ini benar-benar klasik dan asyik! Kereta yang mempunyai nama lain yaitu Steam Loco ini mulai diluncurkan di Solo pada tanggal 27 September 2009 silam. Kereta ini berjalan tiap hari libur, weekend dan long weekend saja.

Kereta uap kuno berbahan baku kayu jati ini tinggal satu-satunya yang masih beroperasi di Indonesia, yaitu di Solo. Rute sepanjang 5 kilometer dari stasiun Purwosari menuju stasiun Sangkrah ini akan singgah pada beberapa tempat di Solo. Diantaranya Loji Gandrung, Kampung Batik Kaoeman, Galabo, pasar Pon, dll. Di dalam kereta uap ini juga ada suguhan musik tradisional dan Anda juga bisa menikmati minuman tradisional.

Kereta Jaladara (flickr)
Kereta Jaladara (flickr)

3. Kota Solo memiliki pasar batik terbesar se-Indonesia

Pasar Klewer tempatnya persis di pusat Kota Solo, bertetangga dengan Kraton Surakarta dan Kampung Kauman – yang juga salah satu tempat lahirnya industri batik di Jawa.

Yang awalnya menjual batik di Pasar Klewer adalah pedagang gusuran dari Pasar Banjarsari. Waktu masih berjualan di sekitar Kraton, mereka biasanya menggantung dagangan secara acak di bahu atau istilah Jawa-nya diklewerin. Itulah sejarah dibalik nama pasar tersebut.

Tahun 1970-an, Pasar Klewer mulai punya bangunan permanen dua lantai. Losnya ribuan dan menjual berbagai jenis batik. Mulai dari batik untuk dipasangkan dengan kebaya, kemeja batik resmi, kaos batik, daster, atasan cantik, kain batik, sampai batik untuk anak-anak.

Koleksi batik di Pasar Klewer tidak cuma melulu motif Solo, ada juga koleksi batik khas Banyumas, Pekalongan, Madura, dan Yogyakarta.

Pasar Klewer (antoeko)
Pasar Klewer (antoeko)

4. Surga wisata kuliner

Banyak wisatatawan yang datang ke Kota Solo demi menikmati kulinernya yang sangat lezat. Tidak hanya lezat, harga yang terjangkau juga menjadi nilai tambah. Soal kuliner, Kota Solo tidak pernah tidur. Hampir 24 jam selalu ada warung yang menjual makanan lezat khas Solo.

Kuliner Khas Solo yang terkenal seperti: Nasi Liwet (Sego Liwet), Cabuk Rambak. Gudeg Ceker, Srabi Notosuman, Pecel Ndeso, Tengkleng, Timlo, Selat Solo, Bakso, Tahu Kupat, Ketoprak, Tahu Acar, Es Gempol Pleret, Soto dan masih banyak yang lainnya.

Selat Solo (solowonder)
Selat Solo (solowonder)
Tengkleng Solo (hesmacuisinealo)
Tengkleng Solo (hesmacuisinealo)