Tips menjawab wawancara 5 pertanyaan paling sulit

Tips Menjawab Wawancara yang akan kita bahas fokus kepada 5 pertanyaan paling sulit yang kerap dilontarkan oleh pewawancara perusahaan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sangat sering atau bahkan selalu ditanyakan hampir oleh semua departemen sumber daya manusia, namun memang setiap penanya mempunyai kesimpulan yang berbeda.

Artinya setiap jawaban dapat menjadi penentu keberhasilan Anda mendapatkan pekerjaan tersebut. Namun tetap saja dengan jawaban yang salah maka kemungkinan tersebut makin mengecil. Agar tak sia-sia, ikuti tips menjawab wawancara 5 pertanyaan tersulit ala Griyagawe.

Ceritakan kepada kami tentang diri Anda

Pertanyaan ini kerap dijadikan pertanyaan pembuka oleh penanya, oleh sebab itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.

Apa yang dapat Anda berikan pada kami

Sebutkan beberapa prestasi dan riwayat pekerjaan Anda selama ini, jangan lupa utnuk mencertikan kemampuan dan hal-hal menarik bagi Anda tetapi jangan terkesan sombong atau membanggakan diri. Sebutkan pula kemampuan misalnya untuk memilah-milah prioritas, menemukan solusi suatu masalah dan kecenderungan berpikir lain dari biasanya.

Apa pendapat Anda tentang atasan Anda sebelumnya?

Hati-hati saat menjawab pertanyaan ini. Pilihlah kosa kata yang tepat untuk menceritakan kebaikan mantan atasan, tetapi jangan berlebihan sehingga terkesan dibuat-buat. Jangan ceritakan hal buruk dari mantan bos karena itu akan meninggalkan kesan negatif pada diri Anda sendiri.

Berapa gaji yang Anda minta?

Jika pertanyaan ini diajukan kepada Anda, pastikan Anda mengetahui berapa gaji standar di kota tersebut, cari pula informasi terkait kemampuan finansial perusahaan dan yang paling penting Anda mengetahui berapa harga yang pantas untuk keahlian yang Anda miliki.

Apa target jangka panjang Anda?

Ceritakan saja yang sebenarnya, namun coba untuk membuat polesan sehingga terkesan Anda memang mempunyai visi dan misi yang sama dengan perusahaan. Jangan menjawab dengan kesan bahwa Anda ingin meninggalkan kota atau pindah dalam waktu dekat atau berencana punya bisnis lain.