Tujuh Gunungan digrebeg warga Yogyakarta

Kraton Yogyakartamenggelar tradisi Grebeg Besar bertepatan dengan Perayaan Hari Raya Idul Adha pada Minggu (05/10/2014. Sebanyak tujuh gunungan yang merupakan hajat dalem atau berkah dalem Kraton Yogyakarta, keluar dari kraton untuk dibagikan kepada warga.

Dikutip dari Kedaulatan rakyat, ketujuh gunungan tersebut terdiri dari tiga gunungan kakung dan satu gunungan putri, satu gunungan gepak, satu gunungan darat, dan satu gunungan pawuhan. Dari ke7 gunungn tersebut, lima gunungan diperebutkan di halaman Masjid Besar Kauman, sementara dua lainnya diperebutkan di Kadipaten Pura Pakualaman, dan kompleks Kantor Gubernur DIY di Kepatihan.


Abdi dalem Kraton Yogyakarta membawa gunungan untuk diperebutkan saat Grebeg Besar di halaman Masjid Gede, Kauman, Yogyakarta, Minggu (5/10). Grebeg besar yang diselenggarakan oleh Kraton Yogyakarta tersebut dalam rangka memperingati Hari Raya Idhul Adha 1435 H. ANTARA FOTO/Noveradika/Asf/nz/14.
Abdi dalem Kraton Yogyakarta membawa gunungan untuk diperebutkan saat Grebeg Besar di halaman Masjid Gede, Kauman, Yogyakarta, Minggu (5/10). Grebeg besar yang diselenggarakan oleh Kraton Yogyakarta tersebut dalam rangka memperingati Hari Raya Idhul Adha 1435 H. ANTARA FOTO/Noveradika/Asf/nz/14.

Tak seperti penyelenggaraan Grebek sebelum-sebelumnya, antusias warga yang memperebutkan 5 buah gunungan di Masjid Gede Kauman pada Grebek Besar kali ini nampak tak sebanyak dan seramai biasanya. Halaman masjid Gede Kauman yang biasanya selalu dipenuhi warga nampak hanya terisi separuhnya saja.

“Memang untuk Grebek Besar ini agak sepi. Karena yang paling ramai itu Grebek Maulud. Biasanya ramai penuh sesak. Mungkin karena banyak yang sedang sibuk menyembelih hewan qurban, ujar salah seorang abdi dalem, Kamiyo.

Prosesi Grebeg sendiri dimulai dengan keluarnya iring-iringa prajurit kraton atau bregodo dari pagelaran Kraton melalui Siti Hinggil mengarah ke alun alun utara. Ketujuh gunungan kemudian berpencar ke tempat/lokasi sedekah masing-masing.

Abdi dalem Kraton Yogyakarta membawa gunungan untuk diperebutkan saat Grebeg Besar di halaman Masjid Gede, Kauman, Yogyakarta, Minggu (5/10). Grebeg besar yang diselenggarakan oleh Kraton Yogyakarta tersebut dalam rangka memperingati Hari Raya Idhul Adha 1435 H. ANTARA FOTO/Noveradika/Asf/nz/14.
Abdi dalem Kraton Yogyakarta membawa gunungan untuk diperebutkan saat Grebeg Besar di halaman Masjid Gede, Kauman, Yogyakarta, Minggu (5/10). Grebeg besar yang diselenggarakan oleh Kraton Yogyakarta tersebut dalam rangka memperingati Hari Raya Idhul Adha 1435 H. ANTARA FOTO/Noveradika/Asf/nz/14.

Lima buah gunungan tiba di halaman masjid Gedhe Yogyakarta sekitar pukul 10.45 wib. Meski tak seramai biasnya ratusan orang sudah menunggu untuk berebut isi gunungan berupa makanan tradisinal maulun hasil bumi yakni sayur-sayuran dan buah-buahan. Begitu penghulu Kraton selesai membacakan doa, warga pun langsung berebut gunungan tanpa dikomando.

“Karena agak sepi ini saya bisa dapat lumayam banyak. Nanti saya mau bawa pulang. Biar rejeki tambah lancar,” kata dalah seorang pengunjung asal Notoyudan, Darmono (66).