Lari warna-warni di Surabaya

Olahraga lari semakin hari semakin digemari. Buktinya, beberapa event lari yang dihelat di Surabaya tak pernah sepi peminat. Misalnya Surabaya Run and Color Party di Parkir Timur Surabaya Plaza, Minggu (16/11). Nuansa fun begitu kental terasa.

Dengan jarak 5 kilometer, peserta melewati Jalan Pemuda, Jalan Yos Sudarso, Jalan Biliton, Jalan Raya Gubeng, kemudian kembali ke Jalan Pemuda. Sesuai dengan namanya, lomba lari yang dimulai pada pukul 06.30 WIB itu dilengkapi dengan lemparan serbuk warna-warni di tiap posnya.


Sejumlah pelari memacu kecepatan melewati semburan air dalam perhelatan Surabaya Run & Colour di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/11). Surabaya Run & Colour yang diikuti ribuan pelari ini mengajak para pelari merayakan kesehatan dan kegembiraan dengan kekuatan warna. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Asf/mes/14.
Sejumlah pelari memacu kecepatan melewati semburan air dalam perhelatan Surabaya Run & Colour di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/11). Surabaya Run & Colour yang diikuti ribuan pelari ini mengajak para pelari merayakan kesehatan dan kegembiraan dengan kekuatan warna. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Asf/mes/14.

Dikutip dari Jawapos, meskipun diadakan di Surabaya, ajang lari sehat itu juga menarik perhatian warga sekitar Surabaya. Misalnya Sina, 16, yang datang bersama dua temannya, Farah dan Debi. Mereka adalah siswi SMAN 1 Taman, Sidoarjo. ”Kami suka lari. Tapi, yang warna-warni gini baru pertama. Ini seru banget,” ujar Sina.

Antusiasme juga diperlihatkan Syafira Aussie, 23. Perempuan berambut panjang itu mengatakan bahwa ajang lari tersebut harus diadakan lagi. ”Seru, lari sambil main warna-warni,” ungkap Syafira.

Setelah berlari, peserta dihibur oleh beberapa DJ, antara lain DJ Dave Mahendra dan DJ Yasmin. Ketika para DJ memainkan beberapa medley lagu dengan beat cepat, panitia melemparkan serbuk warna-warni kepada ribuan peserta. Mereka melonjak gembira sambil mengikuti dentuman musik.

Begitu pula ajang Shell Helix Ultra 10K Race-The 1st Human Automotive Night Run yang diadakan Sabtu malam (15/11) di lapangan Makodam V Brawijaya.

Seorang pelari memacu kecepatan melewati semburan warna dalam perhelatan Surabaya Run & Colour di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/11). Surabaya Run & Colour yang diikuti ribuan pelari ini mengajak para pelari merayakan kesehatan dan kegembiraan dengan kekuatan warna. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Asf/mes/14.
Seorang pelari memacu kecepatan melewati semburan warna dalam perhelatan Surabaya Run & Colour di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/11). Surabaya Run & Colour yang diikuti ribuan pelari ini mengajak para pelari merayakan kesehatan dan kegembiraan dengan kekuatan warna. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Asf/mes/14.

Dua acara tersebut mengusung tema yang berbeda. Di The 1st Human Automotive Night Run, pelari seolah dibawa ke dalam sirkuit balap mobil F1. Peserta harus melewati beberapa tunnel seperti gas tunnel dan liquid tunnel. Juga melintasi clean area dan performance area.

Brand and Communication Marketing Manager Shell Lubricant Edward Satrio menjelaskan, beberapa bagian itu dimaksudkan agar para peserta bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari ajang lari sebelumnya. ”Lomba ini menawarkan sensasi hubungan manusia dengan teknologi, dikemas bernuansa balap otomotif, dan dilakukan pada malam hari,” papar Edward mengenai event yang terdiri atas dua kategori, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer, itu.

Sejumlah pelari memacu kecepatan melewati semburan warna dalam perhelatan Surabaya Run & Colour di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/11). Surabaya Run & Colour yang diikuti ribuan pelari ini mengajak para pelari merayakan kesehatan dan kegembiraan dengan kekuatan warna. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Asf/mes/14.
Sejumlah pelari memacu kecepatan melewati semburan warna dalam perhelatan Surabaya Run & Colour di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/11). Surabaya Run & Colour yang diikuti ribuan pelari ini mengajak para pelari merayakan kesehatan dan kegembiraan dengan kekuatan warna. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Asf/mes/14.

Seorang peserta, Anggita Tiarastika, 23, mengungkapkan sangat antusias mengikuti lomba lari yang berbeda semacam itu. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya tersebut berharap acara semacam itu bisa diadakan tiap tahun. ”Antusiasme luar biasa seperti ini seharusnya bisa terulang tahun depan,” ungkap perempuan yang punya hobi mendengarkan musik klasik tersebut.