Bori Parinding situs megalitik nan memukau

Siapa tak kenal situs megalitik Stone Edge di daratan Eropa? Menakjubkan bukan? jangan salah, Indonesia juga memiliki situs serupaStone Edge dan tak kalah menakjubkan.

Satu di antaranya yakni situs megalitik Bori Parinding di Kalimbuang Bori Kec. Sesean, Kab. Toraja Utara, Sulsel. Situs megalitik tersebut berjarak sekitar 328 KM dari Kota Makassar.


Wisatawan memperhatikan batu menhir di situs purbakala Bori Parinding Megalit di Kalimbuang Bori Kec. Sesean, Kab. Toraja Utara, Sulsel, Minggu (21/12). Situs purbakal tersebut merupakan kawasan kuburan batu dan rante yakni lapangan rumput yang khusus digunakan untuk upacara penguburan yang dipenuhi batu menhir (batu berdiri) berusia ratusan tahun yang didirikan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/Rei/mes/14.
Wisatawan memperhatikan batu menhir di situs purbakala Bori Parinding Megalit di Kalimbuang Bori Kec. Sesean, Kab. Toraja Utara, Sulsel, Minggu (21/12). Situs purbakal tersebut merupakan kawasan kuburan batu dan rante yakni lapangan rumput yang khusus digunakan untuk upacara penguburan yang dipenuhi batu menhir (batu berdiri) berusia ratusan tahun yang didirikan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/Rei/mes/14.

Jika menempuh perjalanan dengan kendaraan pribadi / bus butuh waktu sekitar 8 hingga 10 jam. Untuk menuju lokasi, anda akan melalui jalan berkelok khas pegunungan. Namun, indahnya pemandangan Gunung Nona – Enrekang akan memanjakan mata anda di sepanjang perjalanan.

Tapi, jika anda ingin menempuh perjalanan secara lebih cepat, bisa memilih opsi untuk menempuh perjalanan pada malam hari.

Namun perjalanan jauh dan melelahkan akan terbayar lunas saat melihat dan menikmati keindahan situs Bori Parinding. batu-batu menhir berukuran raksasa, tersusun apik akan memanjakan mata anda. Angan anda seolah akan diajak kembali ke zaman purbakala.

Salah satu kuburan batu yang terdapat di situs purbakala Bori Parinding Megalit di Kalimbuang Bori Kec. Sesean, Toraja Utara, Sulsel, Minggu (21/12). Situs purbakal tersebut merupakan kawasan kuburan batu dan rante yakni lapangan rumput yang khusus digunakan untuk upacara penguburan yang dipenuhi batu menhir (batu berdiri) berusia ratusan tahun yang didirikan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/Rei/mes/14.
Salah satu kuburan batu yang terdapat di situs purbakala Bori Parinding Megalit di Kalimbuang Bori Kec. Sesean, Toraja Utara, Sulsel, Minggu (21/12). Situs purbakal tersebut merupakan kawasan kuburan batu dan rante yakni lapangan rumput yang khusus digunakan untuk upacara penguburan yang dipenuhi batu menhir (batu berdiri) berusia ratusan tahun yang didirikan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/Rei/mes/14.

Untuk menikmati keindahan kebudayaan purba tersebut, wisatawan cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Situs purbakala Bori Parinding merupakan kawasan kuburan batu dan rante yakni lapangan rumput yang khusus digunakan untuk upacara penguburan.

Batu Menhir tersebut didirikan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal. Konon, bebatuan menhir ini ada yang berusia hingga ratusan tahun. Belum ada data pasti mengenai jumlah batu menhir di sini. Ada yang menyebut 102 buah, yakni terdiri dari 54 menhir kecil, 24 sedang dan 24 batu ukuran besar.