Bule Australia belajar membatik di Yogyakarta

Batik telah diakui UNESCO sebagai kebudayaan asli Indonesia warisan dunia. Kini, masyarakat dunia mulai menunjukkan ketertarikannya untuk mempelajari batik. Satu di antaranya, siswa dari Albany Senior High School Perth Australia.

Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia (setingkat SMA) membuat pola batik saat belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Senin (1/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ed/ama/14
Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia (setingkat SMA) membuat pola batik saat belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Senin (1/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ed/ama/14

Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik di SMA 9 Yogyakarta. Mereka belajar mulai dari membuat pola batik, mencanting, hingga mengetahu proses pewarnaan batik. Mereka belajar beragam kebudayaan Jawa di yogyakarta selama sekita dua pekan.


Kegiatan membatik ini bagian dari program sister school antara dua sekolah tersebut. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah siswa dari Indonesia berkunjung ke Perth Australia. Program sister schools bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi.

Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Selasa (2/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ss/pd/14
Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Selasa (2/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ss/pd/14

Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Selasa (2/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ss/pd/14

Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia (setingkat SMA) membuat pola batik saat belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Senin (1/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ed/ama/14
Siswa dari Albany Senior High School Perth Australia (setingkat SMA) membuat pola batik saat belajar membatik di SMA 9, Yogyakarta, Senin (1/12). Sebanyak 10 siswa dan 3 guru dari Albany Senior High School Perth, Australia, belajar membatik saat melakukan kunjungan balasan selama 2 minggu dalam program sister schools yang bertujuan untuk saling mengenalkan kebudayaan kedua negara serta mengkampanyekan Indonesia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi. ANTARA FOTO/Noveradika/ed/ama/14