Danau Labuan Cermin, danau indah sebening cermin

Anda ingin menikmati keindahan danau yang beningnya seperti kaca cermin? Di negara tercinta Indonesia, tempat indah tersebut ada dan dinamakan Labuan Cermin. Tempat ini akan membuat kagum mata Anda karena airnya yang sangat bersih sampai-sampai bisa memantulkan wajah kita sendiri.

Danau Labua Cermin (twitter.com)
Danau Labuan Cermin (twitter.com)

Danau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk Kalimantan Timur yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 6 sampai 7 jam dari ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb.

Danau Labuan Cermin dialiri dua mata air, lapisan atas air merupakan lapisan air tawar yang sangat jernih. Lalu kalau ketika kita menyelam hingga kedalaman 3 meter, kita bisa melihat indahnya pemandangan laut yang masih terawat dengan baik.

Air asin sendiri bersumber dari air laut lepas yang dari celah daratan yang saat surut. Sedangkan air tawar merupakan dari mata air Danau Labuan Kelambu yang ada di sekeliling tempat itu.

Selain itu, spesies burung jenis Haruai, spesies kupu-kupu masih banyak terdapat di hutan yang berada di sekeliling Labuan. Selain itu, biota laut seperti ikan kakap, ikan bulan-bulan, batu, dan penyu juga bisa ditemukan.

Transportasi dan penginapan

Apabila mengawali perjalan dari kota Balikpapan, dengan jalur darat menggunakan rute : Balikpapan-Samarinda dengan bus (Rp. 40.000-60..000) ,lalu dari  Samarinda menuju Tanjung Redeb dengan travel seperti Avanza atau Xenia (Rp. 300.000),  dari Tanjung Redeb menuju Biduk-biduk dengan travel juga(Rp. 150.000) atau ada juga travel yang langsung dari Samarinda menuju Biduk-biduk.

Menggunakan jalur darat seperti ini akan banyak memakan waktu dan tenaga, karena bisa menghabiskan waktu 24 jam.

Nah, bagi yang ingin lebih cepat bisa dari Balikpapan langsung menuju Berau (Tanjung Redeb) dengan menggunakan pesawat, dari Tanjung Redeb menuju Biduk-biduk bisa dengan menggunakan mobil travel jengan jarak tempuh sekitar 6-7 jam seperti diatas.

Sesampainya di Desa Biduk-biduk untuk menuju Danau labuan cermin ini anda cukup menuju desa Labuan Kelambu, sesampainya di jembatan kayu maka langsung naik ke kapal yang tersedia di sini untuk menuju Danau. Tarif sekali jalan adalah Rp. 100.000 per perahu.

Ada banyak penginapan sampai hotel kelas melati di Desa Biduk-biduk, Dari yang bertarif Rp.80.000 sampai dengan Rp. 250.000. Salah satu rekomendasi saya adalah Hotel Selvia, hotel ini masih baru dengan fasilitas lengkap hanya Rp. 175.000 per malamnya. (bacpackerborneo)

Danau Labua Cermin (jalanjalanyuk)
Danau Labua Cermin (jalanjalanyuk)

Awal mula wisata Danau Labuan Cermin

Ketua Legmalamin yang merupakan pengurus Labuan Cermin, Untung Jaelani bercerita sebelum menjadi sebuah wisata, tempat tersebut awalnya hanya didatangi warga sekitar saat hari raya atau hari pernikahan saja. Namun, pada 2003 tepatnya Mei, ketua-ketua tokoh masyarakat melihat potensi yang ada di sana.

“Seiring berkembangnya dan bantuan dari teman-teman dari TNC juga, di tahun 2011 sudah mulai diekspos ke luar. Kita juga mulai membuat akte notaris,” ujar Untung saat berbincang di Labuan Cermin bersama media yang dibawa The Nature Conservancy dan teman-teman Yayasan Penyu Berau, Minggu lalu.

Lokasi yang memiliki luas perairan 1,2 hektar sudah memiliki SK Gubernur sebagau tempat yang dilindungi pada tahun 2013. Tidak hanya perairan, hutan-hutan disana juga dijaga dan dilarang untuk dirusak.

“Ancaman illegal logging apalagi sawit mulai banyak, masuk ke desa, sempat labuan cermin dikelilingi sawit masyarakat Biduk-biduk menolak. Sampai akhirnya, SK keluar dan mereka sudah diusir semua,” terang Untung.

Untuk bisa menikmati indahnya alam dan bersihnya air, para Legmalin yang merupakan warga asli Labuan Cermin hanya meminta uang Rp 100 ribu untuk jasa kapal. Satu kapal bisa ditempati 10 orang.

“Nantinya, 100 ribu itu dibagi 70 ribu untuk yang punya kapal dan 30 ribu untuk lembaga. Warga awalnya sempat menolak, namun karena sudah mendapat keuntungannya sekarang warga mendukung,” terang Untung.

Perhatian, jika ingin ke Labuan Cermin diharapkan tetap menjaga kelestarian dan kebersihan tempat. Dilarang membuang sampah dan mandi menggunakan shampo, sabun atau apapun saat menyelam ke dalam air.

“Soalnya sebelumnya, warga suka pakai sabun saat berendam. Namun, demi menjaga kelestarian saat ini dilarang,” tutup Untung. (travel detik)

Danau Labuan Cermin (labuancermin.blogspot.com)
Danau Labuan Cermin (labuancermin.blogspot.com)