Apa itu Google Sandbox dan bagaimana cara mengatasinya

Google sandbox merupakan database google untuk memenjarakan situs spam atau situs berkualitas rendah, dimana situs tersebut tidak lagi muncul dalam hasil pencarian google.

cara-mengatasi-google-sandbox
Google sandbox bisa juga diartikan sebuah dampak atau hukuman yang diberikan google terhadap situs yang melakukan kecurangan untuk emndapatkan peringkat di mesin pencari. Berbeda dengan google banned yang memenjarakan situs secara keseluruhan, google sanbox lebih cendrung menghukum sebagian konten situs (isi situs). Konten situs yang telah muncul dalam halaman pencarian google tiba-tiba akan menghilang dari indeks setelah terkena google sandbox.

Penyebabnya bisa bermacam-macam, namun biasanya terjadi karena over optimasi atau karena terditeksi melakukan penipuan terhadap mesin pencari. Contoh dari over optimasi misalnya mendapatkan banyak link dalam waktu singkat, terlalu banyak keywords dalam satu artikel, dll. Sedangkan tindakan menipu mesin pencari seperti cloaking (manipulasi konten atau kata), keywords stuffing, membuat halaman doorway, dll. Google telah semakin pintar, google mampu dengan mudah mencari konten spam dan kemudian memenjarakanya. Search engine besar seperti google akan secara berkala mengupdate algoritma mereka untuk terus meningkatkan hasil pencari menjadi lebih baik, salah satunya dengan menghilangkan konten sampah atau spam.

Keberadaan google sandbox sebenarnya masih diperdebatkan. Google tidak pernah secara gamlang menjelaskan adanya system google sandbox ini. Namun rasanya wajar jika google membuat system tersebut untuk lebih meningkatkan kualitas hasil pencarian di search engine. Banyak pakar seo termasuk matt cutts (engginers google) meyebutkan bahwa sebuah konten yang dengan cepat mendapatkan banyak link akan dihukum oleh google. walaupun matt cutts tidak menyebutkan hal tersebut karena google sandbox, namun hal tersebut jelas merujuk pada keberadaan adanya google sandbox. Istilah google sandbox kemuudian berkembang dan sering digunakan oleh para pelaku SEO dalam menyebut hukuman dari google.

Google sandbox akan sangat terasa saat pemilik situs melakukan optimasi untuk keyword atau kata kunci kompetitif contohnya dalam sebuah kontes SEO (lomba mendapatkan posisi terbaik di hasil pencarian). Ketika sebuah konten yang telah berada di halaman 1 tiba-tiba menghilang dari indeks, hal tersebut bisa diatasi dengan memperbaiki isi konten kemudian memberitahukan google bot jika konten telah diperbaharui dan telah diperbaiki (untuk melakukan hal tersebut bisa dengan menggunakan google webmasters tools). Bisa juga dengan menggunakan google disavow tool untuk menghapus link berkualitas buruk yang menuju ke situs kita. Link berkualitas buruk contohnya link dari blog spam, situs lendir, situs j*di, p*rn*, dsb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *