JAKIPA 2014 meriah!

Perhelatan Jakarta International Performing Art (Jakipa) 2014 resmi dibuka Sabtu (6/12) malam di Plaza Taman Monas, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (7/12) menyuguhkan pertunjukan seni daerah maupun mancanegara dan mendapat sambutan cukup antusias dari warga Jakarta.

 Dua orang penampil asal Jepang melakukan atraksi seni kontemporer dengan tema Art Meets Culture pada Jakarta International Performing Art (JAKIPA) 2014 di Plaza Taman Monas, Jakarta, Sabtu (6/12). Jakarta International Performing Art 2014 berlangsung selama dua hari 6-7 Desember 2014 mementaskan sejumlah pementasan seni berupa tarian dan musik yang diikuti sejumlah negara, Indonesia, Jepang, Inggris, Perancis dan Australia. ANTARA FOTO/Reno Esnir/

Dua orang penampil asal Jepang melakukan atraksi seni kontemporer dengan tema Art Meets Culture pada Jakarta International Performing Art (JAKIPA) 2014 di Plaza Taman Monas, Jakarta, Sabtu (6/12). Jakarta International Performing Art 2014 berlangsung selama dua hari 6-7 Desember 2014 mementaskan sejumlah pementasan seni berupa tarian dan musik yang diikuti sejumlah negara, Indonesia, Jepang, Inggris, Perancis dan Australia. ANTARA FOTO/Reno Esnir/

Nita (26), salah seorang pengunjung mengaku cukup terhibur dengan pertunjukan seni yang ditampilkan dalam Jakipa 2014. “Cukup terhibur, karena sangat jarang ada cara seperti ini, apalagi gratis,” ujar Nita yang tinggal di kawasan Salemba, Minggu (7/12).

Ia berharap, acara serupa semakin sering digelar untuk menghibur warga Jakarta yang kesehariannya selalu dihadapkan oleh persoalan ibu kota seperti macet dan banjir.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, selain kebudayaan lokal, perhelatan ini juga menampilkan pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan 10 kelompok seni dari lima negara seperti, Inggris, Prancis, Australia, Jepang dan Indonesia. “Ke depan, Jakarta memang harus diisi dengan oase budaya seperti ini. Jangan hanya berkutat pada pembangunan fisik saja,” katanya.

Dua orang penampil asal Perancis melakukan atraksi seni kontemporer dengan tema Art Meets Culture pada Jakarta International Performing Art (JAKIPA) 2014 di Plaza Taman Monas, Jakarta, Sabtu (6/12). Jakarta International Performing Art 2014 berlangsung selama dua hari 6-7 Desember 2014 mementaskan sejumlah pementasan seni berupa tarian dan musik yang diikuti sejumlah negara, Indonesia, Jepang, Inggris, Perancis dan Australia. ANTARA FOTO/Reno Esnir/
Dua orang penampil asal Perancis melakukan atraksi seni kontemporer dengan tema Art Meets Culture pada Jakarta International Performing Art (JAKIPA) 2014 di Plaza Taman Monas, Jakarta, Sabtu (6/12). Jakarta International Performing Art 2014 berlangsung selama dua hari 6-7 Desember 2014 mementaskan sejumlah pementasan seni berupa tarian dan musik yang diikuti sejumlah negara, Indonesia, Jepang, Inggris, Perancis dan Australia. ANTARA FOTO/Reno Esnir/

Arie berharap, kegiatan ini mampu menyedot sebanyak 5.000 pengunjung hingga akhir acara  nanti. “Event ini diharapkan menjadi media komunikasi antar seniman, bertukar pengalaman, dan berbagi informasi, serta saling menghargai, bahwa seni pertunjukan merupakan seni kreatif kontemporer yang dikembangkan dari seni tradisi dan kearifan lokal yang tumbuh di masyarakat setempat,” tandasnya.

Kali ini, JAKIPA 2014 mengangkat tema Art Meets Culture yang memiliki makna bahwa seni pertunjukan merupakan media komunikasi kepada masyarakat untuk penyadaran akan budayanya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, JAKIPA 2014 tak hanya menampilkan kepiawaian para seniman dalam memamerkan talentanya, tapi dilengkapi tata cahaya dan multimedia yang menyatu dengan pertunjukan.

JAKIPA 2014 juga bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat Indonesia terhadap perkembangan seni pertunjukan, baik tradisi maupun kontemporer.(beritajakarta)