Apa sih kemungkinan terburuk posisi bercinta wanita di atas

Dalam hubungan suami istri biasanya pasangan sering menerapkan posisi bercinta yang bervariasi untuk mencegah kebosanan. Salah satu posisi yang dianggap memberikan kendali kepada wanita sehingga lebih mudah orgasme adalah woman on top atau wanita berada di atas memegang kendali. Tapi, ternyata posisi ini mengandung resiko yang cukup serius. Apa iya?

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa posisi itu telah banyak membuat para pria mengalami fraktur penis atau biasa disebut penis patah. Sehingga mereka membuat kesimpulan bahwa posisi bercinta wanita di atas berbahaya bagi pasangannya.

Foto: Shutterstock/Kompas.com
Foto: Shutterstock/Kompas.com

Peneliti juga memberikan persentase untuk beberapa posisi bercinta lainya, misal posisi doggy style tercatat 29 persen berisiko membuat pria cedera, sedangkan posisi bercinta pria di atas, risiko cedera hanya 21 persen.

Dalam penjelasannya, posisi bercinta dengan wanita berada di atas membuat pria tidak dapat melakukan tindakan pencegahan dengan berhenti secara tiba-tiba apabila merasa tekanan alat vital terlalu keras sehingga timbul rasa tidak nyaman. Fraktur penis berisiko terjadi jika wanita bergerak terlalu bersemangat pada posisi woman on top.

Posisi terbaik untuk menghindari cidera adalah pria berada di atas sehingga apabila terjadi sesuatu yang beresiko mematahkan penis, pria dapat berhenti sejenak untuk melakukan pencegahan.

Dalam penelitian ini dilibatkan sebanyak 44 orang yang mengalami fraktur penis di 3 rumah sakit di Campinas, Brazil. Peserta kemudian diminta mengungkapkan posisi bercinta yang sering dipilih bersama pasangannya.

Patah penis sangat berbahaya, dan selama ini laki-laki masih merasa malu untuk berterus terang bahwa penis mereka mengalami cedera. Saat berhubungan seksual pun, pria selalu termotivasi untuk memuaskan pasangannya walaupun mengalami fraktur penis. Cedera fraktur penis menimbulkan rasa sakit dan pembengkakan. Yang terburuk, pria dapat menderita disfungsi ereksi setelah cedera. Apabila terlambat ditangani, fraktur penis dapat mengakibatkan penurunan fungsi seksual dan penderita merasakan sakit setiap buang air kecil.

2 Comments

Comments are closed.