Walah, Ferrari Rp. 101 miliar ini penyok akibat petugas parkir salah injak gas

Nasib sial menimpa pemilik mobil Ferrari klasik yang diperkirakan seharga USD8 juta atau Rp101 miliar yang rusak gara-gara ulah salah petugas valet parking. Neil Petch, pemilik Ferrari model 1962 itu, syok setelah mendapati bodi depan mobilnya penyok saat diparkir di Dubai International Financial Center, Dubai, Uni Emirat Arab.

Ferrari 1962 penyok akibat ulah valet parking di Dubai (7daysindubai-okezobe)
Ferrari 1962 penyok akibat ulah valet parking di Dubai (7daysindubai-okezobe)

Saat itu Petch sedang makan siang dengan rekan bisnisnya. Tiba-tiba ada seorang teman yang menelefon bahwa sesuatu telah terjadi dengan mobil yang hanya diproduksi terbatas sebanyak 55 unit itu. Mulanya, Petch menganggap bahwa kabar itu hanya ulah iseng temannya.


“Saya kira dia bergurau. Tapi dia minta ke saya agar segera turun. Dan saat saya melihatnya…,” tutur Petch seperti dikutip okezone.com dari 7Daysindubai.

Setelah itu perusahaan pengelola parkir mengonfirmasi mengenai kejadian tersebut kepada Petch. Mereka mengaku salah, petugas valet yang membawa mobil tersebut panik dan salah injak, seharusnya rem namun malah pedal gas.

Masalahnya, petugas tersebut hanya bergaji USD680 atau sekira Rp8,5 juta per bulan. Tidak cukup untuk membayar kerusakan. Untungnya perusahaan parkir bertanggung jawab dan akan mengganti biaya kerusakan mobil Petch.

Mobil-mobil klasil Ferrari terbilang mahal. Ini bisa dilihat dari hasil lelang. Sebagai contoh, pada 18 Mei 2008 Ferrari 250 GT tahun 1961 milik James Coburn terjual seharga USD8,32 juta atau sekira Rp105 miliar kepada seorang DJ, Chris Evans. Mobil tersebut memegang rekor Ferrari klasik termahal saat ini.