Keindahan tersembunyi di air terjun Randusari

Air Terjun Randusari – Tak salah jika Jogja dinobatkan sebagai destinasi wisata kedua di Indonesia setelah bali. Pasalnya Daerah yang Sangat Istimewa ini memang memiliki banyak sekali spot wisata yang menarik untuk di kunjungi. Salah satu wisata terbaru yang juga sedang naik daun adalah Air Terjun candusari. Nama Air Terjun Candusari ini mungkin masih terdengar asing bagi Anda para traveler. Memang spot wisata yang satu ini belum begitu terkenal karena belum diekspose ke media dan belum dikelola ecara maksimal.

Tak seperti Air terjun Srigethuk di Gunung Kidul yang sudah sangat terkenal air terjun ini memang baru sebatas dikelola warga sekitar dengan biaya swadaya yang apa adanya. Meski begitu tempat ini wajib dikunjungi terutama bagi para traveler yang hobi blusukan, sebab nuansa alam yang masih sangat alami dan “ndeso” menjadi daya tarik tersendiri untuk menghilangkan pnat dari keseharian kita di hiruk pikuk perkotaan.

Air Terjun Randusari
Air Terjun Randusari

Lokasi Air terjun Randusari
Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 12 meter ini terletak di dusun Rejosari Desa Jatimulyo Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Atau sekitar 20 km dari pusat kota Jogja. Untuk menuju Air Terjun Randusari para Traveler yang datang dari kota Jogja bisa melalui rute Jlan Jogja Wonosari (Arah menuju ke Gunung Apu purba Nglanggeran). Setelah sampai ke pos polisi Pathuk atau persimpangan Pathuk ambil arah kanan atau menuju ke Kecamatan Dlingo. Dari situ kita terus menuju ke arah Kecamatan Dlingo setelah smapai di daerah Dlingo kita tinggal mengikuti petunjuk arah yang sudah dipasang di berbagai persimpangan jalan. Sesampainya di Dusun dodogan akan ada Pusat Informasi Wisata. Di tempat inilah kita bisa bertanya arah selanjutnya ke Air Terjun Randusari atau bahkan obyek wisata menarik lainnya. Tak perlu khawatir karena semua itu gratis, dan kita akan diantar oleh Relawan sampai ke tempat wisata.

Curug Randusari Ngreboh Dlingo
Curug Randusari Ngreboh Dlingo

Keasrian Air terjun Randusari
Air Terjun ini masih sangat asri dan alami belum banyak sentuhan “semen” yang menghiasi sekitar air terjun. Dinamakan Air Terjun Randusari karena di dekat air terjun ini terdapat sebuah pohon Randu alas yang berukuran besar. Kemudian Nama sari diambil dari nama dususn rejosari. Untuk menuju ke lokasi Air terjun, Traveler harus sedikit “berkeringat” karena medan yang dilalui bukanlah jalan semen atau aspal, namun jalan setapak yang dibuat oleh para penduduk sekitar. namun tak usah kawatir sesampainya di lokasi semua akan terbayarkan karena Air terjun ini cukup indah dengan kemiringan sekitar 80 derajat dan memiliki air yang segar. Tempat ini juga sering digunakan untuk rafling atau menuruni air terjun dengan tali.

Tips berwisata ke Air terjun Randusari

  • Sebaiknya berkunjung saat musim hujan antara bulan Oktober-Juni
  • Karena medannya off road sebaiknya gunakan alas kaki/sepatu gunung.
  • Jangan buang smapah sembarangan.