Lima alasan mendengarkan musik klasik baik untuk kesehatan

musik klasik
musik klasik

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa musik klasik memberi keuntungan untuk orang yang mendengarnya. Antara lain memiliki keuntungan kesehatan fisik dan mental manusia.

Informasi yang didapat dari laman ilifehack.org menyebutkan, ada lima alasan mengapa dengan sering mendengarkan musik klasik kesehatan fisik dan mental manusia jadi lebih baik.


1. Musik klasik membuat otak manusia bekerja lebih baik

Tim peneliti di Universitas Northumbria Inggris Raya membuat eksperimen terkait fungsi otak pada mahasiswa yang sedang mengikuti ujian sambil mendengarkan salah satu musik klasik yaitu Vivaldi’s Spring Concerto.

Para mahasiswa bisa menjawab lebih cepat dan lebih baik saat mereka mendengarkan Sadder Autumn Concerto. Kesimpulannya adalah bahwa aktifitas otak meningkat saat mendengarkan rangsangan yang menyenangkan dan membangkitkan.

2. Musik klasik bisa meningkatkan kualitas tidur

Ada banyak penelitian mengenai keuntungan musik klasik terhadap kualitas tidur seseorang. Salah satu penelitian yang melibatkan sekelompok mahasiswa yang mendengarkan musik klasik yang rileks ternyata bisa menghasilkan kualitas tidur lebih baik dari pada mereka menggunakan buku audio, misalnya.

Para peneliti meyakinkan bahwa musik lebih baik dari pada stimulus langsung dengan tujuan merilekskan tubuh dan pikiran sebelum tidur.

musik klasik
Notasi musik klasik.

Berikut daftar musik klasik terkenal yang bisa membuat aktifitas tidur bisa lebih berkualitas:

  • Johann Sebastian Bach – Air on the G String
  • Ludwig van Beethoven – Sonata No. 14 “Moonlight” – First movement
  • Frederic Chopin – Berceuse in D flat opus 57
  • Claude Debussy – Claire de Lune
  • Gustav Mahler – Symphony No. 5 – Adagietto
  • Wolfgang Amadeus Mozart – Piano Concerto in C major K 467 – Second movement
  • Bela Bartok – Piano Concerto No. 3 – Second movement

3. Musik klasik dapat menenangkan situasi saat berkendara

Banyak kecelakaan di jalan raya terjadi akibat cara mengendarai kendaraan yang agresif. Setidaknya hal itu banyak terjadi di Jerman, dimana pemerintah negara tersebut khawatir terhadap banyaknya jumlah kecelakaan di jalan raya yang mencapai 2,4 juta per tahun.

Banyaknya kecelakaan di jalan raya di Jerman yang disebabkan cara berkendara yang agresif. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementrian Transportasi Jerman telah mengeluarkan CD musik yang bisa digunakan para pengemudi yang berisi salah satu musik klasik karya Mozart yaitu Mozart’s Piano Concerto No.21 yang dimainkan sendiri oleh Menteri Transportasi Jerman. Sang menteri berharap efek tenang dalam musik klasik tersebut, mampu menenangkan cara mengemudi warga Jerman.

4. Musik klasik dapat menolong mengurangi rasa sakit

Sejumlah study menunjukkan bahwa mendengarkan musik klasik apat mengurangi sakit kronis dan masa penyembuhan setelah operasi dari sakit terutama setelah pembedahan terhadap penyakit pasien.

Musik klasik tidak bisa mengganti pembunuh rasa sakit tapi tentu saja akan sangat membantu proses penyembuhan seperti mengurangi depresi, dan rasa sakit. Alasan-alasan tersebut membuat musik klasik membantu mengurangi rasa sakit dengan cara meningkatkan pusat penerimaan otak.

5. Musik klasik dapat membantu mengekspresikan emosi

Musik klasik dapat mengekspresikan apa yang mungkin tidak pernah bisa disampaikan secara langsung. Dalam hidup ini, selalu ada urusan dengan kemarahan, cinta, depresi, dan banyak bentuk emosi dan perasaan lainnya. Saat terhubung dengan musik, semua bentuk emosi bisa teratasi. Musik dapat membantu pendengarnya lebih jujur dengan dirinya sendiri.

Penelitian di Universitas Southern Methodist menunjukkan bahwa saat mendengarkan musik klasik, mahasiswa menjadi lebih komunikatif dan terbuka terkait emosi mereka. Setiap mahasiswa memiliki daftar musik favorit untuk membantu mereka pada saat sedang mereka merasa romantis, malas atau kehausan. Mendengarkan musik klaisk dapat membantu untuk mengekspresikan emosi dengan cara yang unik.(Joe)