Takut dengan masa depan, orang ini hidup dengan kambing

Orang ini begitu tertarik dengan kambing, sehingga dia memberikan semua hidupnya untuk tinggal dengan kambing di pegunungan.  Orang tersebut bernama Thomas Thwaites. Ia menghabiskan waktu tiga hari untuk menjadi bagian dari kawanan kambing di pegunungan Alpen Swiss untuk menyelidiki perilaku kambing.

Dia menggunakan kaki palsu spesial yang dibuat untuk menjadikannya bergerak merangkak dengan mudah. Bahkan Thomas yang juga desainer kaki palsu tersebut, telah mempertimbangkan memiliki bentuk perut palsu agar ia bisa memakan rumput, seperti halnya empat kambing temannya.

Thomat Thwaites yang mengenakan kuku belah tinggal memiliki tujuan untuk “berhenti sejenak dari menjadi manusia” dengan apa yang ia lakukan itu. Kepada Mashable, Thomas Thwaites mengatakan,”Tujuan saya adalah mengambil liburan dari rasa takut dan khawatir dari menjadi makhluk yang sadar diri, mampu menyesali masa lalu dan khawatir tentang masa depan.

Thomas Thwaites
Thomas Thwaites yang mencoba hidup dengan kambing di pegunungan Alpen Swiss. (www.mirror.c0.uk)

Thomas Thwaites adalah desainer konseptual Inggris yang tertarik terhadap bagaimana manusia akan menggunakan teknologi untuk memenuhi hasrat mereka. Meski begitu, menjadi kambing bukan berarti terbebas sepenuhnya dari perawatan diri.

Thomas Thwaites juga mengatakan bahwa ia bisa bertahan hingga mungkin satu kilo meter saat bermigrasi turun di sisi tebing gunung dan kambing-kambing tersebut kemudian meninggalkan dirinya begitu saja bersama debu.

“Jadi saya menghabiskan hari yang ada berusaha bersama dengan mereka dan akhirnya saya menemukan mereka lagi, dan tentu saja ini menyenangkan berada di rerumputan yang lembut sebenarnya,” kata Thomas.

Tapi menurut Thomas, sebenarnya menuruni pegunungan sedikit mengerikan. “Karena jika saya jatuh, saya tidak punya tangan untuk mencegahku menghantam tebing.”

Thomas Thwaites telah menulis buku tentang pengalamannya itu dengan judul “Manusia Kambing: Bagaimana Saya Berlibur dari Menjadi Manusia”.