Tip ampuh berfoto selfie agar terlihat bagus

Bertualang ke berbagai destinasi memang tak lengkap tanpa melakukan selfie. Tentu bukan ingin sok eksis, memotret diri sendiri dengan latar ikon kota menjadi bukti autentik seseorang pernah menginjakkan kaki pada suatu lokasi.

Seperti yang dilansir Dailymail.co.uk, ada 10 lokasi paling baik untuk melakukan foto selfie yang ada di berbagai belahan dunia. Misalnya saja di Menara Eiffel di Prancis, Times Square Garden (New York), Big Ben di London Inggris.

Indonesia juga memiliki tempat seru untuk berfoto selfie. Misalnya saja Tugu Monas Jakarta, Tugu Pal Putih Yogyakarta serta Tugu Muda di Simpang Lima Semarang. Sejumlah tempat tersebut memiliki daya tarik yang besar.

Meski demikian, tidak semua hasil foto selfie terlihat menarik. Masalah yang sering ditemui misalnya tampilan wajah terlihat kurang bagus meski tampilan latar foto sudah bagus. Demikian juga bisa terjadi sebaliknya, wajah terlihat bagus namun latar belakang foto kurang menarik. Berikut sejumlah tip agar hasil foto selfie tampak bagus, baik tampilan wajah maupun latar belakang foto:

1. Kenali diri

Jika ingin berfoto selfie dengan jarak dekat (close up), Anda bisa memilih sudut pengambilan gambar wajah yang paling baik. Tidak semua orang merasa nyaman berfoto dengan wajah menghadap ke depan.

Cobalah berbagai pose wajah untuk mendapatkan sisi yang paling menarik. Misalnya, cobalah memiringkan kepala sedikit kearah kanan atau kiri. Setelah mendapatkan posisi yang pas, barulah tempatkan pose dengan latar ikon kota atau tempat yang dikunjungi.

2. Seluruh badan

Apabila latar belakang foto merupakan area yang luas atau sangat menarik seperti theme park, tidak perlu enggan mengambil seluruh badan terlihat. Wajah Anda mungkin tidak terlihat dari dekat, namun, tampilan seluruh badan akan mengakomodasi tampilan latar belakang foto.

Dengan demikian foto yang menampilkan seluruh badan, justru membuat Anda lebih leluasa dalam menentukan pose saat berfoto.

pose foto selfie berkelompok
Pose foto selfie berkelompok

3. Peranti dan bantuan

Seandainya ingin berfoto beramai-ramai, Anda bisa minta tolong kepada sesama wisatawan untuk membantu mengambil foto. Lain halnya jika lokasi wisata yang Anda kunjungi relatif sepi. Maka Anda bisa menggunakan peranti tongkat eksis atau tongsis seperti tripod atau monopod untuk mengambil gambar.

4.Pilih angle menarik

Tidak semua area dengan latar belakang ikon wisata yang terkenal akan menghasilkan foto yang bagus. Jika salah mengambil gambar, foto yang dihasilkan akan terlihat buruk. Untuk itu, jangan tergesa-gesa saat memotret.

Tidak ada salahnya Anda memutari satu lokasi untuk mengambil sudut pengambilan gambar yang paling menawan. Perlu diingat, tidak hanya dalam bentuk lanskap, detail bangunan juga bisa menjadi latar yang menarik.

 5. Pencahayaan yang tepat

Cahaya merupakan elemen utama dalam setiap foto. Hal ini kerap yang terlupakan banyak orang. Kamera yang paling bagus sekalipun, bila cahaya yang didapatkan saat kamera digunakan tidak merata, hasil foto jadi kurang maksimal.

Pencahayaan terbaik adalah pencahayaan dari sinar matahari pagi yang biasanya muncul sebelum pukul 09.00 serta sore hari setelah pukul 16.00 waktu setempat.Bila pencahayaan tidak maksimal, Anda bisa menggunakan bantuan lampu flash kamera.