3 Perbedaan antara lampu pijar dan lampu halogen

Lampu pada sebuah kendaraan memang sangat dibutuhkan karena perannya yang sangat penting dalam keselamatan berkendara khususnya saat mengendarai kendaraan di malam hari.Untuk menerangi jalanan di malam hari, tentunya anda dapat menyalakan lampu jarak dekat (low beam) sedangkan lampu jarak jauh (high beam) perlu anda gunakan saat jalanan yang anda lalui berkabut tebal, atau bisa juga anda gunakan high beam sebagai sinyal bila anda ingin mendahului kendaraan yang ada di depan anda.

Tetapi, selain perbedaan fungsi dari lampu low beam dan high beam anda sebaiknya juga mengerti mengenai jenis lampu kendaraan yang dapat anda gunakan. Di antara sekian banyak jenis lampu, sepertinya ada dua jenis lampu yang paling familiar di telinga anda, yaitu lampu pijar dan lampu halogen, yang masing-masing tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

indonesiautosblog.com
indonesiautosblog.com

Lalu apa sajakah perbedaan paling mendasar dari kedua jenis lampu kendaraan tersebut? Berikut ini ulasan singkat untuk membantu anda memahami perbedaan antara lampu pijar dan lampu halogen :

Berdasarkan penjelasan dari seorang pakar otomotif, Bebin Djuana seperti dilansir Semisena, ia mengungkapkan bahwa ada 3 perbedaan utama antara lampu pijar dan lampu halogen, yang pertama tentunya adalah dari harganya, lampu pijar biasanya akan dijual dengan harga yang lebih murah daripada lampu halogen, namun hal tersebut tentunya akan berpengaruh pada kualitas cahaya yang dihasilkannya sebab pada lampu pijar kualitas cahayanya tidak begitu terang.

Sedangkan perbedaan selanjutnya ada pada segi ketahanannya. Perlu anda ketahui, sejatinya lampu halogen adalah bagian dari lampu pijar, namun lampu tersebut telah mengalami proses pengembangan teknologi sehingga kualitas dan daya tahannya pun lebih baik daripada lampu pijar yang biasanya cepat panas dan akibatnya sudah pasti lampu pijar akan lebih cepat dan mudah putus.

Selain itu, perbedaan antara lampu pijar dan lampu halogen juga dapat dilihat dari teknik pemasangannya. Saat memasang lampu halogen sebaiknya dan memang sangat tidak disarankan tangan anda menyentuh kaca, sebab tangan mengandung minyak dan dapat meninggalkan bekas sidik jari di kaca yang tentunya akan sangat berpengaruh pada intensitas cahaya yang dihasilkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *