Deteksi kondisi kampas rem dengan cara ini

Salah satu komponen penting yang sudah pasti wajib ada dalam sebuah kendaraan adalah rem, sebab dengan kondisi pengereman yang baik maka hal tersebut tentunya akan sangat mampu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan khususnya kecelakaan, pasalnya seperti yang kita tahu fungsi utama rem adalah untuk memperlambat dan juga menghentikan laju kendaraan saat digunakan.

Sama halnya dengan komponen lainnya dalam sebuah kendaraan, komponen yang berfungsi sebagai sistem pengereman juga pastinya harus mendapat perawatan yang memadai dan dilakukan secara rutin.

Deteksi kondisi kampas rem dengan cara ini

Namun sebelum melakukan perawatan, tentunya sebagai pemilik kendaraan, anda harus tahu terlebih dahulu bagaimana cara mengenali atau mendeteksi kondisi dari sistem pengereman yang ada pada kendaraan anda, termasuk rem cakram (disc brake) dan juga rem tromol (drum brake).

Bila anda saat ini masih cukup kebingungan dalam mendeteksi kondisi komponen tersebut, khususnya kondisi kampas rem yang telah habis, maka berikut ini ada beberapa cara mudah yang dapat anda lakukan :

Ada dua cara yang dapat anda lakukan, yang pertama dengan merasakannya. Maksudnya adalah, anda wajib mengganti kampas rem khususnya bila saat anda menginjak pedal rem kendaraan anda , laju kendaraan tersebut tidak berkurang dengan baik seperti biasanya, terlebih lagi bila pada saat anda menginjak pedal rem terdengar suara decitan, maka sudah pasti kampas rem kendaraan anda itu sudah habis dan wajib untuk segera diganti.

Sedangkan yang kedua, menurut penjelasan Arifani Perbowo, selaku Logistic and Production General Manager dari PT Kia Motor Indonesia (KMI) dilansir dari SemiSena.com anda dapat mendeteksi kondisi kampas rem dengan melakukan pengamatan visual, khususnya melihat pada kondisi peleknya, sebab bila pelek depan terlihat kotor karena serbuk halus berwarna hitam, maka kemungkinan besar kampas rem kendaraan anda habis, sebab serbuk halus hitam tersebut adalah serbuk kampas rem yang berguguran di bagian pelek.

Sayangnya, cara pengamatan visual ini lebih mudah dilakukan pada mobil, sebab serbuk kampas rem yang berjatuhan ke pelek sepeda motor akan lebih mudah hilang karena tertiup angin pada saat sepeda motor melaju di jalanan.

Sedangkan untuk sistem pengereman drum brake (sistem tromol), cara deteksinya tidak bisa dilakukan dengan pengamatan visual, karena cara deteksi terbaik untuk rem tromol adalah dengan dirasakan lalu dilakukan pengecekan secara langsung, yang berarti anda harus membongkarnya. Dan bila kampas rem memang benar sudah habis maka untuk kembali mendapatkan fungsi rem yang sempurna sudah pasti anda harus segera menggantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *