5 Pantai indah dan ekstrem di Wonogiri

Pantai Karangpayung
Pantai Karangpayung

5 Pantai indah dan ekstrem di Wonogiri — Wonogiri menjadi satu-satunya daerah di wilayah eks Karesidenan Surakarta yang memiliki daerah pantai. Garis pantainya memanjang hingga 10 kilometer, yang mencakup tiga desa di Kecamatan Paranggupito.

Ketiga desa tersebut adalah Gunturharjo, Gudangharjo, dan Paranggupito. Khusus di Gunturharjo, terdapat beberapa pantai yang indah dan ekstrem. Semuanya berada di wilayah Dusun Dringo. Berikut ini rinciannya:


1. Pantai Nampu

Pantai Nampu bisa disebut paling terkenal. Pantai yang berbatasan dengan Pantai Klayar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, ini memiliki bentang pasir putih terpanjang di Wonogiri.

Di pinggir pantai terdapat beberapa warung makanan dan minuman untuk pelancong. Untuk bisa sampai ke bibir pantai yang penuh pasir putih serta batu kapur, pelancong harus menuruni undak-undakan dari bagian atas pantai.

Wisatawan juga bisa bermain pasir, atau bercengkarama dengan sejumlah hewan pinggir lantai (termasuk kerang). Air pantainya sangat jernih.

Jika sudah lelah, dan ingin beristirahat sambil menikmati ombak Samudera Indonesia, Anda bisa beristirahat di warung-warung di pinggir pantai.

Akses jalan menuju Pantai Nampu cukup memadai, bahkan dapat dilalui kendaraan roda empat maupun bus pariwisata berukuran besar.

2. Pantai Waru

Pantai Waru berada satu lokasi dengan Pantai Nampu, karena sama-sama berada di Dusun Dringo, Desa Gunturharjo.

Situasi tepi pantainya berbeda saat musim ombak besar dan ombak surut. Saat ombak besar,  nyaris tak ada bentang pasir pantai, melainkan berupa hamparan batuan kecil dan bersinar.

Namun ketika ombak surut, hamparan pasir putih di bibir pantai terlihat sangat menarik. Selain itu, ada juga batuan datar, dangkal yang sangat luas.

Saat ombak laut meninggalkan bibir pantai, akan terlihat siput laut, ikan-ikan berukuran kecil, bintang laut, serta gurita.

Pantai Waru menjadi limpahan air tawar dari mata air Sumber Waru yang hulunya berada sekitar 1 kilometer di sebelah utara pantai.

Pantai Karangpayung
Pantai Karangpayung. (Soloraya.com)

3. Pantai Karangpayung

Pantai Karangpayung hanya berjarak sekitar 500 meter di sisi barat Pantai Waru. Disebut Karangpayung, karena memiliki tebing kapur vertikal yang tingginya sekitar 30 meter.

Tebing ini memiliki ceruk memanjang di bagian bawahmenuju tepi pantai. Ceruk dan tebing inilah yang membentuk tempat berteduh seperti payung, sehingga kawasan itu dinamakan Pantai Karangpayung.

Untuk bisa mencapai ke sana, wisatawan harus berjalan kaki melalui jalan setapak dan berliku, dari Pantai Waru ke arah barat. Anda harus menuruni jalan yang tidak begitu besar, penuh bebatuan, dan berliku di antara pohon pandan laut di lereng tebing.

Pantai Karangpayung memiliki bentang pasir putih yang lumayan panjang.  Tebing tegak di ujung barat pantai dan gugusan batuan karang alami justru melengkapi keindahan Pantai Karangpayung.

4. Tebing Karangbang

Tebing Karangbang adalah tebing vertikal setinggi 25 meter yang langsung menyentuh laut dan terus-menerus terkena gelombang ombak Samudera Indonesia.

Kawasan ini tidak memiliki bentangan pantai dengan pasir putih, seperti halnya pantai-pantai lainnya di Dusun Dringo.

Dari ketinggian tebing, para wisatawan bisa melihat jelas bentang laut yang tampak seperti menyentuh horizon menghantam karang, yang menyisakan buih putih.

Tebing Karangbang menjadi lokasi pemancingan terkenal di Wonogiri. Tak hanya itu, banyak atlet atau penggemar panjat tebing yang memilih Tebing Karangbang untuk ditaklukkan.

Pantai Pringjono
Pantai Pringjono. (Soloraya.com)

5. Pantai Pringjono

Pantai Pringjono berada di sisi barat Pantai Nampu. Bentangan pantainya tidak luas, masih kalah panjang dari Nampu. Tapi pantai tersebut memiliki keunikan tersendiri. Letaknya berada di antara dua bukit, dengan bentuk yang menarik dipandang mata.

Pada musim penghujan, dari sisi atas salah satu bukit ini muncul air terjun kecil, atau sering disebut curug, yang menjatuhkan air tawar cukup deras ke pantai.

Itulah lima pantai indah dan ekstrem di Wonogiri, yang semuanya berada di Dusun Dringo, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito. Anda ingin ke mana?

Sumber: Buku Eksotika Tepi Benua Humas Pemkab Wonogiri