Ini dia waktu-waktu terbaik berkunjung ke Solo selama 2016

Kota Solo bakal menyajikan berbagai keramaian dalam bentuk pesta rakyat dan beragam festival yang dimuali Agustus ini hingga akhir tahun 2016 nanti. Berbagai even itu diharapkan akan menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Bengawan ini.

Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Budi Sartono seperti dikutip Kompas mengatakan festival-festival yang digelar akan beragam. Mulai dari festival musik, batik, hingga budaya.

“Festival payung ketiga akan diselenggarakan 23-25 September. Ada juga SIPA (Solo International Performing Arts) 8-10 September. Ada 7-8 negara yang ikut di SIPA,” kata Budi saat dihubungi KompasTravel,Selasa (2/8/2016).

Festival Payung diisi dengan workshop pembuatan payung, galeri seni, pagelaran busana dengan payung, dan pertunjukan seni. Festival payung bisa dikunjungi oleh wisatawan secara gratis.

“Kita membuat festival-festival di Solo ini untuk mem-branding Kota Solo agar dikenal oleh kota dan negara lain, lalu bisa dikunjungi kembali,” jelasnya.

Berikut daftar festival yang akan digelar di Solo mulai Agustus hingga Desember 2016, dikutip KompasTravel dari website resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo.

1. Apresiasi Musik Kebangsaan 2016 di Benteng Vastenburg, Kamis 18 Agustus 2016

2. Grand Final Putra-Putri Solo 2016 di Benteng Vastenburg, Sabtu 3 September 2016

3. Solo International Performing Arts (SIPA) di Benteng Vastenburg, 8-10 September 2016

4. Grebeg Besar 2016 di Keraton Solo-Masjid Agung Solo, Selasa 13 September 2016

5. Festival Payung 2016 di Taman Balekambang, 23-25 September 2016

6. Solo City Jazz 2016 di Benteng Vastenburg, 30 September-1 Oktober 2016

7. Bamboo Biennale di Benteng Vastenburg, 1-22 Oktober 2016

9. Kirab Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta, Keliling Keraton Surakarta; Pura Mangkunegaran, Minggu 2 Oktober 2016
10. Srawung Seni Sakral International 2016 di Museum Radya Pustaka, Minggu 2 Oktober 2016

11. Solo Batik Festival 2016 di Kawasan Gladag Solo, 7-8 Oktober 2016

12. Pasar Seni Balekambang di Taman Balekambang, 22-26 Oktober 2016

13. International Indonesia Mask Festival di Pendopo Keraton Mangkunegaran, Pendopo Prangwedangan Pura Mangkunegaran Solo, 28-29 Oktober 2016

14. Rock in Solo di Stadion Manahan, 13 November 2016

15. Frame of Solo di area Car Free Day Slamet Riyadi, 20 November 2016

16. Sekaten 2016 di Keraton Kasunanan Surakarta, Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, 5-12 November 2016

17. Grebeg Maulud 2016 di  Keraton Surakarta, 12 Desember 2016

Waktu terbaik berkunjung ke Solo

Meskipun demikian, wisatawan yang ingin berlibur ke Solo tak perlu khawatir terkait dengan waktu terbaik di luar acara-acara festival itu. Sebab, semua obyek wisata di Solo bisa dikunjungi sepanjang waktu.

“Untuk musim terbaik itu tidak ada. Semua waktu itu bisa mengunjungi Solo. Namun, kami mengamati kebiasan wisatawan yang datang. Biasanya waktu terbanyak itu kunjungan waktu libur sekolah yakni bulan Juni-Juli,” kata Budi Sartono dalam kesempatan itu.

Menurut Budi, Kota Solo memiliki acara-acara yang bisa dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung. Intensitas acara-acara di Kota Solo, lanjutnya, hadir setiap minggu.

“Solo itu kan yang dijual budayanya. Jadi mau musim hujan atau kemarau tetap bisa dikunjungi. Kita juga hadirkan festival-festival sebagai daya tarik wisata,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, selain pada Juni-Juli, Kota Solo juga ramai dikunjungi pada akhir tahun. Kota Solo sekitar Januari-Februari cenderung sepi.

“Bulan itu hampir semua tempat di Kota Solo sepi wisatawan. Makanya kita buat juga festival Solo Great Sale untuk menarik kunjungan,” jelasnya.

Ia menyarankan, untuk wisatawan yang ingin datang ke Solo tak perlu ambil pusing untuk waktu terbaik. Baik musim ramai atau sepi, Solo tetap menyenangkan untuk dikunjungi.

Kota Solo merupakan satu daerah yang tergabung dalam Provinsi Jawa Tengah. Solo menawarkan berbagai obyek wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan.

Beberapa objek wisata favorit antara lain Keraton Kasunanan Solo, Pasar Gede, Taman Balekambang, Kampung Batik Kauman, Pasar Klewer, dan Pasar Kliwon. Selain itu, wisata kuliner juga bisa dicoba wisatawan antara lain tengkleng, sate buntel, karak, lenjongan, brambang asem, es dawet telasih, cambuk rambak, timlo, dan aneka kuliner lezat lainnya. (sumber: KompasTravel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *