Cara Mengatur Metabolisme Tubuh Agar Lancar (2)

Di dalam tubuh manusia berlangsung proses metabolisme untuk mengubah makanan yang ada di dalam tubuh menjadi sumber energi.  Kalori yang ada didalam makanan akan diubah menjadi energi dengan proses metabolisme tersebut guna mencukupi kebutuhan setiap sel.

Nah, kalori yang sudah diubah tersebut akan digunakan sebagai bahan bakar untuk seluruh bagian tubuh agar bisa digunakan untuk beraktifitas. Untuk itulah perlu dipastikan proses metabolisme tubuh berlangsung dengan lancar. Beriktu sejumlah cara untuk memperoleh proses metabolisme tubuh yang lancar.

1. Perbanyak asupan protein

Tubuh Anda membakar lebih banyak menyerap kalori serta mencerna protein daripada menyerap lemak atau karbohidrat. Sebagai bagian dari diet seimbang, ganti beberapa karbohidrat dengan lemak, makanan kaya protein dapat mempercepat metabolisme pada saat makan.

2. Sesap beberapa kopi hitam

Jika Anda seorang peminum kopi, Anda mungkin menikmati energi dan konsentrasi tambahan. Kafein dapat membantu Anda menghilangkan rasa lelah dan bahkan meningkatkan daya tahan tubuh saat Anda berolahraga.

Kopi

Kopi hitam. (pixabay)

3. Isi ulang dengan teh hijau

Penelitian menunjukkan bahwa minum 2 sampai 4 cangkir teh dapat mendorong tubuh untuk membakar 17% kalori lebih banyak selama latihan cukup intens dalam waktu yang singkat.

teh hijau
Teh hijau. (pixabay)

4. Hindari diet ketat

Diet ketat yang melibatkan makanan lebih sedikit dari 1.200 kalori/hari (jika Anda seorang wanita) atau 1.800 kalori/hari (jika Anda seorang pria) merupakan pilihan buruk bagi siapa pun yang berharap untuk mempercepat metabolisme mereka.

Meskipun diet ketat dapat membantu Anda menurunkan berat badan, tapi diet ini dilakukan dengan mengorbankan gizi yang baik. Efek lain adalah diet ketat bisa menjadi bumerang, karena Anda dapat kehilangan kekuatan otot, yang pada gilirannya memperlambat metabolisme Anda.

 

Akhirnya tubuh Anda hanya akan membakar lebih sedikit kalori dan tidak mendapatkan keuntungan berat badan lebih cepat dari sebelum diet.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *