Efek Terlalu Sering Makan Pedas yang Berlebihan

Walau menjadi kesukaan banyak orang dan bisa membuat makanan terasa lebih enak, cabai sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Kebiasaan seperti ini dapat mengganggu kerja sistem pencernaan.Menurut pakar pencernaan sebaiknya cabai dikonsumsi secara tidak berlebihan. Diakui Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, cabai menjadi bagian dari penyedap rasa untuk sebagian orang sehingga mampu meningkatkan nafsu makan.

Namun seseorang yang hobi sambal harus bisa mengukur berapa banyak sambal yang akan dikonsumsi. Cabai dalam jumlah banyak yang dikonsumsi bisa membuat luka. “Dan memicu terjadinya diare,” pakar kesehatan pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) ini seperti dilansir  detikHealth.
Efek lain dari banyak mengonsumsi cabai adalah bisa menimbulkan rasa panas saat buang air besar. Rasa panas ini muncul menurut dr Ari karena rangsanan saraf sensoris dari capsaicin yang berada didalam cabai sebagai pemicu rasa pedas.

sambal cabai
Sambal cabai. (life.108Jakarta.com)

Orang dengan riwayat gangguan pencernaan misalnya sakit mag, bila tidak bisa mengatur konsumsi cabai yang dilakukan juga bisa memicu kambuhnya nyeri mag. Sedang bagi penderia ambeien, konsumsi cabai yang terlalu banyak bisa juga memunculkan sensasi pedas pada anus hingga lebih jauh bisa memicu terjadinya perdarahan.

Untuk itu dr Ari menyarankan untuk tetap harus hati-hati saat mengonsumsi cabai meskipun bahan makanan satu inik begitu popular di masyarakat. “Terutama pada pasien gangguan pencernaan tetap harus hati-hati,” kata dr Ari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *