Vitamin D dan Penurunan Resiko Kanker Payudara

Vitamin D dan Penurunan Resiko Kanker Payudara
id.theasianparent.com
Vitamin D dan Penurunan Resiko Kanker Payudara
copdnewstoday.com

Salah satu penyakit mematikan yang mengancam banyak wanita di dunia adalah kanker payudara. Jutaan wanita di dunia didiagnosa menderita penyakit yang bisa mengancam jiwa ini. Selama ini pembedahan dan kemoterapi adalah beberapa pilihan yang tersedia untuk menanganinya. Namun sebuah studi terbaru tentang hubungan antara vitamin D dan penurunan risiko kanker payudara.

Penelitian tentang peran vitamin D dan pengaruhnya pada kanker payudara bukanlah hal baru. Data telah menunjukkan bahwa wanita dengan tingkat rendah vitamin D memiliki risiko tinggi dalam mengembangkan kanker payudara. Tetapi belum ada cukup bukti untuk secara langsung mengaitkan kadar tinggi vitamin D dengan penurunan risiko kanker payudara. Studi baru tersebut yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas California San Diego bekerja sama dengan Universitas Creighton, Universitas Kedokteran Carolina Selatan mungkin akan memberi harapan baru kepada para penderita.


Dr Scott Christensen, profesor hematologi dan onkologi di University of California Davis dan direktur medis di U.C. Davis Cancer Care Network sangat optimis dengan penelitian tersebut. Dia bahkan menyamakannya dengan “kemajuan informasi” mengenai peran vitamin D dalam kaitannya dengan kanker payudara. Dua penelitian melibatkan lebih dari 3.300 peserta dan yang lainnya lebih dari 1.700 peserta dan dilakukan antara tahun 2002 hingga 2017. Semua partisipan adalah wanita di atas usia 55 tahun dan bebas kanker pada saat dimulai. Selama penelitian berlangsung para partisipan diberi suplemen vitamin D dan kalsium yang dikonsumsi selama rata-rata empat tahun.

Inti dari penelitian ini adalah konsentrasi vitamin D yang ditemukan dalam darah. Para peneliti menyebutnya sebagai serum 25-hydroxyvitamin D, atau 25 (OH) D, yang merupakan penanda utama vitamin D dalam darah. Para peneliti menyimpulkan bahwa wanita dengan konsentrasi vitamin D yang lebih tinggi dalam darah akan memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dibanding wanita dengan kadar vitamin D dalam darah yang rendah. Partisipan dengan kadar 25 (OH) D darah yang berada di atas 60 ng / ml memiliki seperlima risikonya dibanding mereka dengan kadar kurang dari 20 ng / ml.

Vitamin D dan Penurunan Resiko Kanker Payudara
experiencelife.com

Kebutuhan vitamin D :

Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Senyawa vitamin yang satu ini akan membantu otot bergerak, memungkinkan saraf membawa sinyal, dan membantu sistem kekebalan tubuh dalam menangkal penyakit. Vitamin D juga akan menjaga tulang tetap kuat dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan sel normal. Asupan harian vitamin D yang direkomendasikan untuk orang berumur 1 hingga 70 tahun adalah 600 International Units (IU). Itu termasuk wanita hamil. Dari lahir hingga umur 12 bulan, membutuhkan 400 IU dan orang tua berusia di atas 70 tahun membutuhkan 800 IU.

Sumber vitamin D :

Ada dua cara utama bagi manusia untuk mendapatkan cukup vitamin D yaitu melalui makanan dan dari matahari. Jenis-jenis Ikan berminyak seperti salmon, sarden, dan tiram adalah sumber vitamin D yang baik. Suplemen vitamin D adalah cara lain untuk meningkatkan asupan ini ke dalam tubuh. Vitamin D juga diproduksi di dalam tubuh dan disimpan dalam bentuk tidak aktif, terutama di kulit. Ketika kulit manusia terpapar sinar matahari maka akan mengubah vitamin ke bentuk aktifnya.

Vitamin D dan Penurunan Resiko Kanker Payudara
id.theasianparent.com

Kekurangan vitamin D :

Kekhawatiran atas kanker kulit akibat paparan sinar matahari telah mengakibatkan kekurangan vitamin D pada banyak orang. Penelitian menunjukkan hubungan antara penurunan konsumsi vitamin D dan kenaikan kejadian kanker payudara meski belum ada penelitian yang membuktikan hubungan langsung antar keduanya. Hal rumit tentang defisiensi vitamin D adalah tidak ada gejala apa pun. Defisiensinya tidak terlihat sehingga satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah melalui tes darah dengan mengecek kadar vitamin D. Namun vitamin D bukan satu-satunya faktor yang bisa mempengaruhi perkembangan kanker payudara. Seperti semua kanker yang lain, kanker payudara disebabkan oleh banyak hal mulai dari diet, olahraga, gaya hidup, dan genetika semuanya berperan.